04/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Koordinasikan Pengamanan Muktamar NU

Gubernur Jatim dan Kapolda Jatim Pimpin Rapat Persiapan Pengamanan Muktamar NU di Mapolda JatimSurabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mengungkapkan, bahwa pelaksanaan Muktamar NU ke-33 yang berlangsung di Jombang pada 1-5 Agustus mendatang secara keseluruhan dinilai sudah siap. Kesiapan itu terlihat dari perencanaan hingga pelaksanaan pengamanan baik yang dilakukan Polda Jatim, Kodam V Brawijaya maupun oleh Banser Jatim.

“Pengamanan tinggal dilakukan pendalaman mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Prinsipnya, pengamanan dari Polda dan Kodam V/Brawijaya akan dilaksanakan gladi dengan melibatkan personil Banser,” ujarnya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) di Mapolda Jatim Jl. A. Yani Surabaya, Senin (27/7).

Pakde Karwo, sapaan lekatnya mengajak semua pihak ikut menjaga keamanan dan kenyamanan Jatim. “Suasana dingin, aman, dan nyaman harus dijaga bersama-sama baik pemerintah, forpimda, TNI/Polri, maupun masyarakat,” imbuhnya.

Ia mengharapkan kepada aparat keamanan dan masyarakat dapat menjaga suasana agar pelaksanaan Muktamar betul-betul aman, nyaman dan tertib. Menurutnya, menjaga suasana aman dan nyaman sangat penting, karena kegiatan Muktamar tidak hanya untuk kepentingan Jatim, tetapi menjadi etalase keamanan Indonesia terhadap dunia.

“Efek dari pelaksanaan ini tidak semata-mata untuk NU, namun juga berhubungan dengan Indonesia dan Jatim di mata dunia dan internasional,” pintanya.

Pakde Karwo berpesan kepada Banser Jatim untuk membantu TNI/Polri dalam pengamanan. Banser harus lebih santun, jangan sampai lebih keras dari pengamanan yang dilakukan oleh TNI/Polri.

Ditambahkan, mengenai lalulintas, pemprov Jatim siap membantu pengaturan lalulintas dan transportasi di empat tempat. “Pengaturan lalulintas di tempat Muktamar NU harus lancar, agar tidak menimbulkan kemacetan saat pelaksanaan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Anas Yusuf menambahkan, untuk mengantisipasi pengamanan Muktamar yang dihadiri 10 ribu peserta, Polda Jatim siap melakukan pengamanan saat berlangsungnya acara dengan melibatkan 1.500 personil.

“Sekitar 1.500 personil dari Polda Jatim ditempatkan di empat Ponpes sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar. Jumlah ini akan bertambah, namun tergantung situasinya. Selain potensi kerawanan, pengamanan lalulintas juga menjadi prioritas Polda Jatim untuk mengantisipasi kemacetan,” jelasnya.

Selain pengamanan di lokasi Muktamar, keamanan juga difokuskan saat kedatangan Presiden RI, Joko Widodo mulai dari Bandara Juanda sampai Jombang. (hery)

Teks foto: Gubernur Jatim dan Kapolda Jatim memimpin rapat persiapan pengamanan Muktamar NU, di Mapolda Jatim.