23/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Hadapi MEA 2015, Sekdaprov Minta PNS Kuasai Bahasa Inggris

Hadapi MEA 2015, Sekdaprov Minta PNS Kuasai Bahasa InggrisSurabaya, KabarGress.com – Sekdaprov Jatim Ahmad Sukardi meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemprov Jatim mampu menguasai bahasa inggris, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

“Semua PNS minimal mampu menguasai bahasa inggris, karena bahasa inggris merupakan bahasa bisnis yang digunakan secara internasional. Dan Ini  merupakan upaya peningkatan kualitas PNS,” pintanya saat membuka Pembekalan Jiwa Enterpreneurship bagi PNS di Lingkungan Pemprov Jatim di Kantor Gubernur, Surabaya, Jumat (28/11).

Ia mengatakan, MEA merupakan sebuah era dimana perputaran barang dan jasa dengan mudah masuk dan keluar dari dan ke Indonesia dengan cepat. Begitu juga persaingan ditingkat kualitas sumberdaya manusia sangat ketat, hanya individu yang kreatif dan memiliki potensi di bidangnya yang akan memenangkan persaingan tersebut.

Disamping itu, gempuran barang dari luar negeri dalam sekejap mata akan membanjiri Jatim, berbagai macam produk juga investasi akan masuk dengan mudah. Bukan hanya pengusaha besar dan investor besar, tetapi pengusaha kecilpun akan muah masuk ke Jatim. Produk dan jasa yang ditawarkan pun sama tetapi lebih mengedepankan segi mutu, kualitas bahkan dari segi pengemasannya. “Itu artinya pelaksanaan MEA tahun 2015 mendatang ancaman tidak hanya berlaku bagi pelaku usaha menengah ke atas, melaikan juga menjadi ancaman bagi pelaku usaha kecil dan mikro,” urainya.

Ia menambahkan, sekitar dua sampai tiga tahun yang lalu, Indonesia boleh bangga karena banyak orang luar negeri yang kursus dan belajar bahasa Indonesia, namun tujuannya tidak lain untuk menghadapi MEA. “Bukan tidak mungkin, nantinya para buruh/pekerja dan masyarakat Jatim hanya akan menjadi penonton di negeri sendiri, bila tidak siap berperang,” tukasnya.

Salah satu faktor yang bisa membuat Jatim berdaya saing yaitu dengan cara melibatkan PNS muda yang berbakat dan berpotensi untuk menjadi seorang enterpreneur baru. “Enterpreneur bukan hanya di bidang usaha, tapi juga dalam bentuk inovasi yang bermanfaat bagi Pemprov Jatim dalam menghadapi MEA di tahun 2015 mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sukardo menyampaikan, tujuan dilaksanakannnya kegiatan pembekalan jiwa enterpreneurship bagi PNS itu diikuti oleh 20 yang diusulkan dari beberapa SKPD. Tujuannya adalah untuk menciptakan, mengkader dan mendidik para PNS muda yang berpotensial di lingkup pemprov Jatim. Selain itu juga untuk menumbuhkan dan menerapkan karakter seorang wirausahawan sukses kepada para PNS.

“Serta memberikan modal dasar dan motivasi bagi para PNS muda agar menularkan jiwa kewirausahaan di lingkungan kerjanya,” jelasnya.  (hery)