PILEG 2019 , BAPPILU JATIM SUPORT CALEG HANURA GRESIK KERJA MAKSIMAL

Kader Pengurus dan Caleg Hanura Gresik branding Partai Hanura Nomor 13 . Lakukan sosialisasi Hanura secara fokus , massif , perkuat elektabilitas Partai Hanura di masyarakat , optimis 4 persen ambang batas nasional mampu di wujudkan

KabarGress.com, GRESIK – Ketua Badan Pemenangan Pemilu ( BAPPILU ) DPD Partai Hanura Jatim ,HM . Husin , SE, S. Sos, MM, asistensi caleg bersinergi dengan struktur Partai.

Menurut Husin ,pileg 2019 gunakan sistem baru yaitu , Sainte Lague murni , tidak gunakan BPP. Terkait sistem baru ini para caleg harus mampu bangun bekerja sama , tidak kerja sendiri.

” Caleg jangan bekerja sendiri gunakan struktur Partai. Kuatkan kerja sama antar caleg, supaya mendapatkan kursi Dewan ,” ujarnya, saat Konsolidasi Bappilu Jatim dengan DPC Hanura Lamongan dan DPC Hanura Kabupaten Gresik, Sabtu sore ( 5/1/2019).

Sebab sehebat apapun caleg tidak mungkin bisa mendulang suara besar dan signifikan serta mampu memenangkan pileg tanpa kerja sama dengan struktur.

Strategi memenangkan pileg Caleg harus mampu branding dirinya, turun lapangan sapa masyarakat, sosialisasikan Partai Hanura nomor 13 yang posisinya berada sebelah kiri paling bawah.

Selain itu kerja sama antar caleg harus terus di perkuat , ” Kalau pingin menang meraih suara besar hemat saya harus kerja sama, dan kompak ,” tambah Husin.

Tanpa kerja sama yang solid antar caleg dan struktural Partai di perkirakan Hanura Kabupaten Lamongan dan Gresik akan sulit meraih suara besar. Pasalnya, keduanya tidak mampu memenuhi kuota kursi DPRD sebanyak 50 caleg

Caleg Hanura Lamongan hanya 14 orang. Padahal Kabupaten Lamongan wilayahnya cukup luas 27 kecamatan , 474 desa . Artinya , DPC Hanura Lamongan tidak punya infrastruktur Partai baik di tingkat PAC ataupun Ranting.

Demikian juga DPC Gresik, yang terdiri 18 Kecamatan hanya punya dua caleg DPRD Kabupaten. Khabib Wakil Ketua DPC Hanura Lamongan dan M.Zaini , S. Si, Sekretaris DPC Hanura Gresik mengaku minimnya caleg diakibatkan terjadi konflik internal .

” Yang pertama konflik di DPP. Konflik tersebut berikan kontribusi proses pencalegkan yang kita laksanakan , ” kata Zaini

, ” Untungnya 16 dari 18 PAC yang kita punya masih eksis. Yang dua PAC di kepulauan ,” imbuh Zaini. Sekretaris DPC Gresik mengaku optimis dua calegnya bakal menang dan lolos jadi Anggota Dewan. ( hery)

Leave a Reply


*