03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Jatim Siap Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen se Asia Pasifik

Gus Ipul, Kepala Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR-RI, Kasdam V Brawijaya dan Wakapolda Jatim membahas persiapan Jatim menjadi tuan rumah Sidang Parlemen Se-Asia Pasifik.
Gus Ipul, Kepala Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR-RI, Kasdam V Brawijaya dan Wakapolda Jatim membahas persiapan Jatim menjadi tuan rumah Sidang Parlemen Se-Asia Pasifik.

Surabaya, KabarGress.Com – “Jatim siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang Parlemen se Asia Pasifik September mendatang, dan siap memberikan dukungan, baik pengamanan, ataupun fasilitas-fasilitas lainnya”. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul ketika menerima kunjungan Tim Advance Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI, di ruang rapat Kertanegara Kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan no 110 Surabaya, Senin (21/7)

Menurut Gus Ipul, agenda internasional ini sangat penting karena akan dihadiri Ketua Parlemen dari 48 negara se Asia Pacifik. Untuk itu diperlukan koordinasi lebih lanjut dan penanganan khusus, utamanya menyangkut keamanan. “Untuk koordinasi lebih lanjut akan dipimpin oleh Asisten Kesejahteran Rakyat Setda Provinsi Jatim Dr Asyhar,” tambahnya.

Ketua Panja MDG’s DPR-RI Dr Nurhayati mengatakan, Sidang Parlemen se Asia Pasifik akan diselenggarakan tgl 10 – 11 September di Surabaya. Forum ini sebagai sarana tukar informasi terkait pencapaian MDG’s dan pengkayaan wawasan terkait perkembangan pencapaian MDG’s pasca 2015.

Melalui forum yang akan dihadiri 200 orang anggota Parlemen dan Sekretaris delegasi dan para pakar dari kawasan Asia Pasifik, antara lain Asia Timur dan Asis Timur laut, Asia Tenggara, Asia Selatan dan Asia Barat daya, Asia Utara dan tengah, dan negara-negara Pasifik ini diharapkan menjadi sarana mekanisme kontrol atas pencapaian MDG’s di tingkat regional, dan Panja MDG’s BKSAP DPR-RI dapat menjaring aspirasi–aspirasi yang masih tersebar di negara-negara Asia Pasifik sebagai suara bersama yang dapat diperjuangkan di level global untuk agenda pembangunan Pasca 2015.

Hadir dalam pertemuan itu Wakapolda Jatim, perwakilan dari Bea Cukai, Imigrasi, Asisten Pemkot Surabaya, Kadinkes, Pariwisata, dan lain-lain. (eri)