01/02/2021

Jadikan yang Terdepan

YPWJT Lantik Drs. Ismojo Herdono Jadi Ketua Stikosa-AWS Periode Kedua

JpegSurabaya, KabarGress.com – Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT), H. Dhimam Abror Djuraid, B. BUS, M.Si, hari ini Senin (9/11/2015), melantik Drs. Ismojo Herdono, M. Med. Kom sebagai Ketua Stikosa-AWS untuk periode Tahun 2015-2019. Seperti ketahui, ini merupakan periode kedua setelah Ismojo menjabat sejak 2011 hingga 2015.

“Dipilihnya kembali Ismojo sebagai Ketua Stikosa-AWS karena yayasan menilai sejak kepemimpinan Ismojo periode pertama (2011 – 2015) prestasi Stikosa AWS cukup baik. Kami sudah menyosialisasikan. Bahkan tim panitia seleksi (pansel) sudah berusaha menjaring calon lain tapi tidak ada yang maju. Ya memang Ketua Stikosa ini buka jabatan yang basah (menghasilkan banyak uang). Ini jabatan perjuangan. Kalau bayarannya Rp100 juta, mungkin saya sendiri juga daftar jadi Ketua Stikosa AWS,” ujar Dhimam Abror.

Sebagai Ketua Stikosa-AWS di periode kedua, Ismoyo menargetkan bisa meningkatkan akreditasi kampus jurnalistik dari B yang saat ini menjadi A. “Tahun 2013 lalu akreditasi Stikosa AWS dari C sudah naik menjadi B. Saat ini kami terus berupaya meningkatkan akreditasi menjadi A penilaian tahun 2018 mendatang,” tandas Ismojo.

Untuk persiapan sebelum pengajuan akreditasi, kini pihaknya bakal melakukan evaluasi kurikulum. “Kami akan mereview kembali mata kuliah. Kami akan menyesuaikan dengan konvergensi media dan tuntutan pasar. Jadi evaluasi kurikulum juga menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas program studi,” terangnya.

JpegSelain review kurikulum, pihaknya juga bersiap-siap memenuhi kebutuhan pengajar akademis dengan gelar doktor. “Sampai saat ini masih belum ada pengajar yang lulusan S3 bergelar doktor. Tahun ini sudah ada program untuk dua orang. Tahun 2016 mungkin sudah ada dua orang,” timpalnya.

Keduanya yakni, ia sendiri dan Sirikit Syah yang kini juga aktif menjadi pengajar di Stikosa-AWS. Bahkan sebelum penilaian akreditasi 2018, ia juga mendorong beberapa dosen S2 untuk bisa melanjutkan S3. “Masih ada waktu sekitar 1,5-2 tahun untuk bisa menambah tenaga pengajar bergelar doktor,” katanya.

Untuk pembiayaannya, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan pengajuan beasiswa melalui Kementerian Ristek dan Dikti. “Banyak beasiswa bertebaran yang menjadi program Kemenristekdikti. Ini menjadi peluang juga untuk mendorong penambahan tenaga pengajar lulusan S3. Tidak harus jauh-jauh. Mungkin bisa sekolah S3 di Unair (Universitas Airlangga),” lanjutnya.

Dalam upaya mendorong peningkatan akreditasi menjadi A, ia juga akan mendorong dosen untuk lebih aktif melakukan penelitian. Program lain yang juga akan dilakukan adalah kerjasama internasional serta kerjasama dengan media agar target akreditasi A bisa diraih.

Disebutkan, saat ini Stikosa AWS telah masuk dalam deretan 10 Sekolah Tinggi Terbaik di Jawa Timur dengan urutan ke 5 dari 140 Sekolah Tinggi di wilayah Jawa Timur. “Dari data Kopertis, sekarang Stikosa sudah masuk urutan kelima dari 140 sekolah tinggi di Jawa Timur. Ini penghargaan yang cukup baik bagi Stikosa dan kami berupaya meningkatkan lagi prestasi tersebut,” imbuhnya. (ro)

Teks foto: Drs. Ismojo Herdono, M. Med. Kom (nomor 2 dari kiri) mendapatkan ucapan selamat dari segenap undangan setelah dilantik sebagai Ketua STIKOSA-AWS periode 2015-2019 oleh Ketua Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT), H. Dhimam Abror Djuraid, B. BUS, M.Si (paling kiri), Senin (9/11/2015).