01/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Bakti Sosial Bulan Ramadhan BKOW dan Perwosi Prov. Jatim di Pondok Metal Rejoso Pasuruan

ketua BKOW Prov. Jatim bersholawat bersama dgn santri ponpes metal pasuruanPasuruan, KabarGress.com – Kegiatan Bhakti Sosial  yang dilakukan BKOW dan Perwosi Prov. Jatim  kali ini adalah merupakan rangkaian kegiatan yang  keempat  di Bulan Ramadhan ini. Dan kegiatan ke empat ini BKOW dan Perwosi memilih Ponpes Metal Muslim Al-Hidayah yang didirikan oleh KH. Abu bakar Kholil di area milik pribadinya yang seluas 7 Ha ini. Mengapa kami memilih lokasi ini, alasannya karena kami mendapatkan informasi dari Istri Bupati Pasuruan Lulis Irsyat Yusuf, bahwa di Pondok Pesantran metal ini sangat membutuhkan uluran tangan kita yakni pemerintah. Untuk itu, kami BKOW dan Perwosi Prov. Jatim memutuskan untuk datang dan melihat langsung serta memberikan sedikit bantuan bagi anak- anak di ponpes ini. Dan kami memilih datang  tepat di hari  Jum’at,  hari yang penuh barokah BKOW dan Perwosi  ingin bersama anak- anak hingga waktu maghrib tiba untuk  melakukan berbuka puasa bersama disini. Pernyataan tersebut disampaikan  Ketua BKOW dan  Perwosi Jawa Timur, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf,  saat  penyerahan bantuan  pada acara Bhakti Sosial  di Pondok Pesantren Metal Muslim Al-Hidayah di Kec. Rejoso, Kab.  Pasuruan, Jum’at  (10/7).

Dikatakan, bhakti sosial  di lakukan ke ponpes ini   tentu saja  sasarannya sudah jelas dan   ada beberapa alasannya  yang peratama  bahwa kami ( pemerintah)  tertarik yang konon katanya selama ini  tempat ini  belum  dan tidak pernah  mendapat  sentuhan atau bantuan  dari kami yakni pemerintah. Baik itu Pemerintah Prov. Jatim maupun dari Kab/Kota. Untuk itu, kami tertarik dan kesini  setidaknya membawa misi  kebaikan dan kebajikan untuk  bisa bersama-sama kedepan  membangun tanah yang luas ini.

Kemudian, kami bisa  membantu dan memperhatikan  anak-anak atau adik-adik yang ada disini  semua dengan memberikan pendidikan  yakni  agar mereka  bisa bersekolah dan mendapatkan bantuan  kesehatan bagi mereka disini tidak harus keluar.

Oleh karena itu,  kami  datang ke Pondok meteal ini tadi  bersama  Istri Bupati yang sekaligus juga Ketua BOW Pasuruan  dengan mengajak Ketua SKPD Pasurusn  yang berkaitan dengan rencana kami kedepan di Ponpes Metal Muslim Rejoso ini yakni Dinas Kesehatan, Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudkan dan Dinas-dinas  lain yang terkait dengan program pembangunan untuk kebaikan di Ponpes Metal ini.

Dengan harapan,  kedepan kami ingin kondisi Ponpes Metal ini bisa lebih baik  atau  paling tidak bisa seperti Pondok Pesantren yang lainnya, yaitu pondok pesantren yang layak untuk anak-anak pada umumnya. “ Sebab, saya  melihat  disini masih banyak lahan yang  dibiarkan kosong  dan belum difungsikan dengan baik. Untuk itu,  ibu Bupati akan membantu Ponpes ini  agar menjadi  baik salah satunya beliau akan membangun Puskesmas, Posyandu serta mendirikan tempat bermain bagi anak-anak yang sekaligus bisa dijadikan tempat untuk belajar yakni PAUD<” jelas Ketua BKOW dan Perwosi Jatim.

Selanjutnya Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, membangun lahan yang luas ini tentu saja membutuhkan mitra denga Kabupaten dan Kota agar rencana dan program yang baik ini sesegera mungkin bisa terwujud. Dan  kami juga sudah membuat program awal yakni  membangun  Pondok Metal Rejoso ini agar kelihatan indah dan asri dengan program penghijauan, Tepatnya di bulan November dan Desember 2015  mendatang. Karena di bulan tersebut  merupakan program menanam satu Milyar pohon untuk menghijaukan lahan-lahan yang ada di sekitar lingkingan kita atau di lahan kosong seperti disini ini. Program tersebut akan dilakukan bersama  dengan BKOW dan Perwosi Prov. Jatim dan Kabupaten Pasuruan di Ponpes Metal Rejoso  dan program tersebut merupakan program awal yang dilakukan untuk membangun Pondok  Metal ini.

Lebih lanjut Fatma menjelaskan, karena  informasi yang kami dapatkan  bahwa anak-anak yang berada di Ponpes Metal ini adalah anak-anak yang tidak memiliki orang tua, dengan alasan kehadiran mereka itu tidak diinginkan oleh para orang tua mereka, makanya dia ada disini. Untuk itu, kami  ingin membantu agar anak-anak bisa sekolah dengan mendidirikan atau menjadikan ponpes ini menjadi yayasan. Sebab, selama ini  anak- anak tidak bisa bersekolah karena mereka tidak tahu siapa orang tua mereka dan mereka tidak memiliki akte kelahiran. Memang awalnya mereka tidak bisa membaca dan menghitung , karena disini hanya diberikan pelajaran untuk mengaji dan menghafal Alur’an saja. “ Jadi kalau untuk baca dan tulis mereka sangat kurang , kemudian untuk bahasa juga kurang seperti bahasa Indonesia mereka tidak bisa sama sekali. Kalau  bahasa jawa mereka  bisa tapi dengan bahasa ngoko.

Ke depan, kami dengan istri Bupati akan memberikan pendidikan khususnya bagi anak-anak yang usia balita dengan mendirikan PAUD kemudian akan-anak yang seusia SD akan disekolahkan di Sekolah Dasar Negeri yang berada di luar Pondok,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, untuk mencapai itu semua pondok  harus dibuat  yayasan dulu  agar anak – anak bisa mendapatkan akte kelahiran. Sebab, akte kelahiran adalah menjadi syarat anak bisa masuk sekolah.Lha untuk mendapatkan itu semua harus melalui proses-proses  yang menjadi prasyarat agar yayasan segera bisa berdiri dan dapat memperoleh ijin di area lahan pondok Metal  ini. Dengan begitu, segalanya akan menjadi mudah dan yang terpenting adalah anak-anak di Ponpes metal Al Hidayah ini semua bisa mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan secara gratis, baik di lingkungan pondok maupun diluar. Kalau di luar untuk pelayanan pendidikan sekolah dasar negeri, karena dengan sekolah di SDN maka semua tidak membayar alias gratis.

Bakti Sosial sehari di Ponpes Metal Al Hidayah,  Ketua BKOW dan Perwosi Prov. Jatim dan rombongan dengan didampingi Ketua BOW Kab. Pasuruan Lulis Irsyat Yusuf, memberikan bantuan  kebutuhan pangan dan penambahan Gizi, pelaralatan makan dan minum serta pakaian anak-anak, juga memberikan bantuan operasional untuk Ponpes matal Muslim, juga bantuan uang dan Televisi.

Selama Bakti Sosial sehari di Pondok Metal, anak- anak diberikan suguhan pertunjukan permainan sulap yang dibawa dari Surabaya dengan tujuan untuk menghibur anak- anak yang  sangat merindukan belaian kasih sayang ini. Dan ternyata benar, selama hampir satu setengah jam permain sulap ditontonkan anak- anak begitu ceriah dan sangat antusias mereka tertawa hingga  menjelang marghrib  baru acara diisi tauziah dan do’a bersama serta diakhiri dengan Takjil dan buka bersama  anak-anak yang sangat  polos. (hery)

Teks foto: Ketua BKOW Prov. Jatim, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, bersholawat bersama dengan santri Ponpes Metal Pasuruan.