03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Manfaatkan Jaringan, Cara Ampuh Sedot Wisatawan

* Alam Ngrayudan Luar Biasa

Ngawi, KabarGress.Com – Jika wilayah  desa  sudah memiliki potensi daya tarik  wisata,  maka  pengelola wisata harus menggunakan strategi  meningkatkan  kunjungan  wisatawan,  dengan memanfaatkan   jaringan dari segala lini, baik informal, non formal maupun formal . “Manfaatkan jaringan dari segala lini karena jaringan sangat ampuh untuk menarik kunjungan wisata. Ngrayudan  yang berada di pegunungan  Lawu ini memiliki potensi alam yang  dahsyat dengan pegunungan yang sejuk, airnya juga sejuk,  potensi hasil pertanian dan perkebunan  yang tidak kalah dengan daerah lain,” kata Sugiharto,  Penggerak  Wisata dan Tim Eco-Wisata Ngawi,  saat menjadi nara sumber di acara “ Sosialisasi  Sadar Wisata”  di Ngrayudan Kec. Kendal Kab. Ngawi.  Yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Ngawi,  diikuti  masyarakat  dan pemerintahan  setempat, para penggerak wisata dan pengelola pariwisata.

Menurut Sugiharto,  jaringan –jaringan yang dapat dimanfaatkan  antara lain jaringan keluarga/kerabat, pertemanan (teman  sekolah/kuliah/kursus/media sosial), jaringan kerja (kedinasan/teman kerja),  jaringan multi level,  jaringan komunitas hobi/kreatif (club sepeda, pecinta alam, pecinta fauna flora dan lainnya), jaringan ormas, jaringan parpol  dan jaringan lainya. “Kadang kita  memandang sebelah mata terhadap jaringan-jaringan  di masyarakat. Kalau kita manfaatkan jaringan itu maka kunjungan wisata bisa meningkat seperti impian kita, ” ujar lelaki yang pernah melakukan liputan wisata di beberapa negara ini.

Jaringan tersebut  adalah lahan publikasi atau promosi pariwisata. Jangan sampai daerah wisata  tidak melakukan promosi atau publikasi di luar desa hingga ke dunia internasional  pu harus dilakukan.  Promosi dan publikasi di desa sendiri harus juga dilakukan, agar masyarakat desa bangga terhadap daerahnya. “Tidak ada namanya kunjung an di tempat wisata kita,  kalau kita  tidak melakukan promosi atau publikasi.  Jangan berpikiran promosi atau publikasi  itu  membutuhkan anggaran besar, Promosi dengan anggaran murah, bahkan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun bisa kita lakukan. Itu tadi manfaatkan jaringan-jaringan semaksimal mungkin.” katanya.

Yang lebih penting lagi, lanjutnya,  masyarakat harus memiliki kebanggaan terhadap desanya.  Kebanggaan   pada desa  adalah modal dasar dalam meramaikan kunjungan wisata. Kalau  warga desa tidak punya rasa bangga, tidak bakalan wisata di desanya  maju dan dikunjungi wisatawan. “Makanya kita jangan berhenti, menyampaikan  keindahan alam dan wisata Ngrayudan ke orang-orang.  Kita sebagai orang Ngawi jangan berhenti menyampaikan  potensi wisata  Ngawi ke  siapapun.  Sampaikan ke dunia luar,  Ngrayudan  tempat wisatanya luar biasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu,  Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah RagaKabu. Ngawi. Anwar Rifa’i mengajak, masyarakat  Ngrayudan untuk  bersama-sama  mamajukan wisata di Desa Ngrayudan. Tanpa  masyarakat,  pemerintah daerah tidak bakalan mampu memajukan pariwisata di Ngawi. (*)