
Dalam kesempatan tersebut Risma mengakui bahwa pihaknya telah melaporkan sengketa tersebut kepihak anti rasuah tersebut. “Kita sudah komunikasi intens dengan KPK. Mereka (KPK) minta siapa saja dalam prosesnya disitu,” kata Wali Kota Tri Rismaharini kepada wartawan.
Namun ketika ditanya sejak kapan kasus tersebut dilaporkan ke KPK, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini mengaku sudah sejak lama. “Ya sudah lama itu” jawabnya singkat.
Selain melaporkan ke KPK, Risma menyebut pihaknya juga sudah mengajukan banding ke Mahkamah Agung atas sengeketa kepemilikan Gedung PDAM Surabaya yang pernah menjadi markas BKR saat masa penjajahan dulu. “Ya ini kita lagi banding ke MA,” imbuh Risma.
Sementara itu, terkait rencana Museum Air yang ada di Gedung PDAM yang juga menjadi eks Markas BKR di Jalan Basuki Rahmat diresmikan? Risma menjawab masih melihat kondisi. “Nanti lah kita lihat dulu,” pungkas Risma. (tur)
More Stories
SOAL SP 3 K JADI FOKUS ARSAN CALEG HANURA SURABAYA
PILEG 2019 , BAPPILU JATIM SUPORT CALEG HANURA GRESIK KERJA MAKSIMAL
PASANG TARGET 7 KURSI , HUSIN ; PILBUP TUBAN HANURA USUNG MUSA MAJU BUPATI