27/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Terapkan Teknologi NFV Pertama Pada 4G LTE di Indonesia, XL Sambut Tantangan Industri Digital

Direktur Service Management XL, Yessie D. Yosetya didampingi oleh VP Network Planning & Development XL, Budi Harjono dan team network XL saat melakukan demo teknologi NFVJakarta, KabarGress.com – PT XL Axiata Tbk (XL) tak pernah berhenti menerapkan inovasi teknologi terbaru dalam menghadapi tantangan Industri Telekomunikasi dan Digital ke depan. Kemajuan teknologi digital sangat cepat, dan di sisi lain tak pernah berhenti adanya permintaan atas kualitas layanan yang baik dari pelanggan. Hal-hal tersebut telah memacuXL untuk bisa menemukan solusi pada sisi jaringan yang mampu mendukung strategi bisnis secara efektif dan efisien. Salah satu solusi inovatif yang baru diadopsi olehXL teknologi Network Functions Virtualization (NFV).

Direktur/Chief Services Management OfficerXL, Yessie D. Yosetya, mengatakan, “Ada tiga hal yang tidak pernah lepas dari bisnis di bidang telekomunikasi dan digital. Pertama, kompetisi dengan perusahaan sejenis. Kedua, permintaan pelanggan atas layanan berkualitas yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. Ketiga, perkembangan teknologi yang sangat cepat. Untuk itulahXL mengadopsi teknologi NFV sebagai solusi untuk bisa mendukung strategi bisnis kami dalam memenangi kompetisi sekaligus memenuhi kebutuhan pelanggan.XL sekaligus menjadi operator pertama yang menerapkan teknologi ini pada mobile packet core 3G dan 4G LTE”.

Yessie menambahkan, secara riil, NFV menjadi salah satu solusi bagiXL untuk mampu mempercepat implementasi layanan-layanan baru sesuai dengan strategi bisnis. Dengan demikian, sekaligus menjadi “senjata”XL dalam meraih pertumbuhan dan pengembangan bisnis secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, NFV yang diterapkan olehXL ini diterapkan pada mobile packet core gateway 4G LTE. Dengan demikian, penerapan NFV ini sekaligus mendukung penyelenggaraan layanan-layanan baruXL yang berbasis pada pemanfaatkan internet cepat 4G LTE.

Secara teknis, NFV sendiri merupakan solusi yang mampu mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi oleh setiap operator yaitu keharusan membeli hardware dan software untuk diintegrasikan pada sistem jaringan setiap kali mengimplementasikan suatu layanan baru. Keunggulan NFV adalah membantu operator untuk tidak perlu lagi harus membelisoftware sekaligus hardware yang menyatu, namun cukup menerapkansoftware-nya saja di perangkat-perangkat keras yang sudah ada. Dengan demikian, NFV ini sangat mendukung upaya efisiensi yang sedang diterapkan oleh perusahaan.

Keuntungan lain dari penerapan NFV ini adalah kemampuan dalam mendukung efisiensi waktu. Karena hanya perlu menerapkan perangkat lunak di perangkat yang sudah ada setiap kali diperlukan, maka operator tidak perlu memasang perangkat keras baru di infrastruktur jaringan. Pemasangan perangkat keras acap kali membutuhkan waktu yang tidak singkat karena selain harus melakukan pembelian perangkat, juga perlu waktu menunggu pengiriman, instalasi, juga integrasi. Padahal, kebutuhan untuk bisa segera mendukung peluncuran produk baru muncul setiap saat sebagai respon pada permintaan pasar dan juga atas alasan kompetisi.

Sebagai gambaran, ketika hendak memproduksi suatu produk baru, misalnya IoT(internet of thing), dengan menggunakan teknologi NFV, XL akan bisa memanfaatkan server yang sudah ada sebagai gateway IoT/M2M. Hal ini tidak mungkin dilakukan jika tanpa NFV, di manaXL harus menggunakan hardware appliance terpisah, proses pengadaan, instalasi, integrasi, dan tahapan-tahapan lainya lagi.

Dalam prosentase biaya, efisiensi rata-rata yang bisa didapatkan jika menggunakan NFV dalam mengimplementasikan suatu layanan baru bisa mencapai hingga 30-40% jika dibandingkan dengan cara “tradisional”. Sementara itu dari sisi waktu, efisiensi yang bisa dicapai bisa digambarkan dalam perbandingan, jika sebelum menggunakan NFV suatu pekerjaan bisa memakan waktu dalam hitungan bulan, kini dengan teknologi inovatif tersebut satu pekerjaan bisa diselesaikan dalam hitungan menit.

Keunggulan NFV lainnya adalah kemampuan dalam mendukung peningkatan kapasitas jaringan secara lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan. Hal ini antara lain bisa dilakukan ketika XL harus menghadapi lonjakan trafik di hari-hari besar keagamaan atau liburan panjang. Misalnya saat libur Lebaran dan Tahun Baru. NFV akan memungkinkanXL secara singkat meningkatkan kapasitas jaringan, dan secara cepat dan mudah juga menguranginya saat trafik sudah turun.

XL sudah menerapkan NFV mulai 2016. Investasi untuk adopsi NFV ini sudah termasuk dalam alokasi anggaran XL tahun 2016 ini. Dalam menerapkan NFV ini,XL bekerjasama dengan perusahaan penyedia teknologi jaringan Cisco System. Teknologi NFV ini sudah mulai diterapkan oleh operator di negara-negara maju. (ro)

Teks foto: Direktur Service Management XL, Yessie D. Yosetya didampingi oleh  VP Network Planning & Development XL, Budi Harjono dan team network XL saat melakukan demo teknologi NFV dalam acara pemaparan mengenai teknologi NFV pertama yang diterapkan XL di Jakarta.