20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

SAP HANA, Jalan Keluar Terbaik Bagi Penyembuhan Kanker

Meningkatkan kemungkinan penyembuhan total dan taraf hidup dengan teknologi modern SAP HANA

Jakarta, KabarGress.com – Acara SAP baru-baru ini, yang didedikasikan untuk pengobatan pribadi menunjukkan bahwa fokus dalam diagnosa medis, pencegahan, dan pengobatan semakin bergeser ke arah setiap pasien secara individu dan profil genetiknya – berkat teknologi SAP.

Beberapa tahun lalu, sebuah museum menggunakan kuesioner interaktif untuk mengungkapkan kepada pengunjung pameran betapa unik mereka. Setelah menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan seputar warna mata, warna rambut, dan bahkan kemampuan untuk mengulum lidah mereka, setiap pengunjung yang baru datang dibandingkan dengan para pengunjung sebelumnya. Dengan segera semua orang mengerti bahwa setiap individu bukanlah hanya bagian kecil dari sebuah kerumunan besar, tetapi satu insan dengan kombinasi karakteristik yang berbeda-beda satu sama lain.

Apa yang diungkapkan dalam contoh sederhana ini kini dapat dipraktekkan di dalam ilmu kedokteran, berkat adanya decoding genom dan tahapan terbaru, yang dikenal sebagai “tahapan generasi berikutnya.” Sebab, sebagaimana ditunjukkan oleh analisis parameter genetik dari setiap pasien tunggal, setiap penyakit memiliki karakter yang unik dan menggambarkan pribadi dari para pasien sendiri.

Perusahaan Molecular Health GmbH, yang berkantor pusat di Heidelberg, Jerman, membuat kemajuan pesat dalam pelayanan kesehatan atas dasar fakta ini. Bekerjasama dengan SAP dan sejumlah klinik, Molecular Health kini telah mengembangkan “Perangkat Lunak Pendukung Keputusan Perawatan” (Treatment Decision Support Software) yang memungkinkan pengobatan tumor yang secara khusus ditargetkan untuk pasien kanker. Solusi ini juga tengah digunakan dalam program percontohan SAP dari COPE (Corporate Oncology Program for Employees – Program Onkologi Korporasi Untuk Karyawan), di mana karyawan yang terkena kanker diberikan analisis tumor genetik gratis dan evaluasi.

Pada acara yang digelar dengan topik seputar pengobatan pribadi, Dr. Alexander Picker dan Dr. Rudolf Caspary dari Molecular Health, serta Michael Bremen (SAP P&I Personalized Medicine) dan Sabine Patsch (SAP Global Health Management) mempresentasikan proyek bersama mereka dan kemajuan yang telah mereka raih hingga saat ini.

Melawan Kanker Dengan SAP HANA

SAP telah mengembangkan perangkat lunak untuk sektor kesehatan selama lebih dari 20 tahun, sebagaimana dijelaskan oleh Michael Bremen, vice president dari P&I Industry Cloud – Healthcare. Untuk waktu yang lama, penekanan pengembangan tersebut lebih kepada urusan administrasi. Hanya saja dalam beberapa tahun terakhir SAP kini semakin mengalihkan perhatiannya ke aplikasi medis.

Sebuah lonjakan informasi kompleks yang terlalu berlebih bagi seorang dokter untuk dimengerti, ditambah dengan meroketnya biaya pelayanan kesehatan untuk populasi penduduk usia lanjut, dapat diartikan sebagai daruratnya kebutuhan akan jalan keluar yang tepat. Metode analisis yang sederhana dan memiliki harga terjangkau, beserta kemajuan alat-alat teknis, dapat membuka peluang-peluang baru. “Peluang yang ditawarkan teknologi modern tidak terbatas,” kata Schaper.

Data analisis yang terus meningkat, pertukaran informasi yang lebih besar antara para ahli, dan dialog yang lebih baik dengan pasien yang semakin terberdayakan sekarang semakin eksis dalam agenda kesehatan dunia. SAP Foundation for Health, yang didukung oleh SAP HANA, berusaha untuk menyatukan aspek-aspek tersebut. Hal ini memungkinkan para profesional medis untuk mengakses dunia informasi sekaligus mencegah kehilangan data akibat kesenjangan antara sistem yang berbeda pada saat yang bersamaan. Data pasien kemudian dapat dikumpulkan secara terpusat dan dialokasikan ke kategori-kategori yang tepat.

SAP, pelanggan dan mitra bisnis mereka dapat menggunakan beragam interface untuk membangun aplikasi mereka sendiri yang berada di tingkat atas platform, seperti halnya aplikasi pemenang penghargaan SAP Medical Research Insights untuk manajemen pasien dan aplikasi diabetes SAP.

Hampir setiap jenis aplikasi kesehatan dapat dibayangkan, seperti sebuah aplikasi untuk para pasien dengan multiple sclerosis, di mana kesehatan pasien dapat dipantau dari jarak jauh setiap hari sesuai janji antar dokter; memungkinkan penanganan yang cepat saat timbulnya masalah serta pengobatan yang lebih akurat. Sejauh ini, janji dengan dokter haruslah mencukupi untuk tujuan ini. Di masa depan, pasien bahkan mungkin dapat mengelola catatan medis mereka sendiri pada perangkat mobile.

The American Society of Clinical Oncology (ASCO) pun telah menggunakan SAP Foundation for Health sebagai bagian dari inisiatif CancerLinQ mereka, sehingga menghasilkan kemajuan dalam perang melawan kanker dengan bantuan SAP HANA. Hal ini juga berlaku dari kolaborasi mereka dengan Molecular Health, di mana analisis tumor individu melalui perangkat lunak mereka, didukung oleh SAP HANA, harus menghasilkan pilihan pengobatan yang lebih cocok dan aman. “Banyak terapi tumor bisa dibuat lebih efisien dengan menerapkan analisis tumor genetik,” Dr Alexander Picker memperkirakan.

Banyak Terapi Tumor yang Tidak Cukup Efisien

Picker percaya bahwa alasan utama untuk ini adalah fakta bahwa dokter memberikan resep untuk terapi bagi pasien kanker mereka berdasarkan kriteria penilaian yang telah diterima secara umum. Sayangnya, penyakit kanker merupakan penyakit yang teramat kompleks dan perbedaan antar pasien umumnya terlalu signifikan untuk pendekatan tersebut, sehingga beberapa terapi menjadi kurang efektif dari yang diharapkan. Keaddn ini memotivasi Molecular Health untuk merancang sebuah solusi perangkat lunak yang dapat mengurutkan DNA para pasien dan menyatukan seluruh kumpulan data yang berhubungan dengan kesehatan. Dokter kemudian dapat melihat mutasi dan interaksi genetik apa saja yang ada yang bisa membuat obat-obatan tertentu menjadi tidak efektif atau bahkan berbahaya. Pengobatan ditargetkan secara benar dari awal, sebagaimana diindikasikan oleh syarat-syarat pengobatan pribadi.

Dr. Rudolf Caspary menjelaskan bahwa, dalam langkah pertama, sel-sel yang sehat dan berpenyakit dianalisis secara genetik – sebuah prosedur yang membutuhkan kekuatan komputer dalam jumlah besar, dan dapat membutuhkan waktu selama enam hari meskipun kecepatan pemrosesan analisis tersebut mencapai 500 MB per detik. Perbandingan berikutnya dari kedua jenis sel tersebut memberikan petunjuk yang jelas akan mutasi yang memiliki potensi untuk terjadi. Dengan bantuan SAP HANA sebagai bagian dari perangkat lunak Molecular Health, berbagai hasil yang didapatkan kemudian dapat dipasangkan secara otomatis dengan data biomedis yang tersedia secara global saat ini.

Hasil tersebut kemudian diinterpretasikan dan diproses sehingga dapat dipraktekkan oleh dokter. Rangkuman dari hasil interpretasi ini kemudian dapat digunakan untuk menyimpulkan treatment kesehatan mana yang terbukti telah sukses di masa lampau dan dapat diaplikasikan kembali ke pasien terkait, dan mana yang tidak. Pendekatan ini secara signifikan mengalahkan prosedur saat ini yang hanya menerapkan sejumlah kecil parameter generik berdasarkan statistik setiap pasien. Selain itu, perangkat lunak tersebut memungkinkan dokter untuk menyingkat hasil yang didapat – dilengkapi dengan data kesehatan lainnya – ke dalam sebuah laporan medis yang dapat merekomendasikan pengobatan tertentu sesuai kebutuhan setiap individu.

Pada akhirnya, kombinasi yang efektif dari teknologi, kedokteran, dan komitmen pribadi dari lembaga dan perusahaan, layaknya Molecular Health dan SAP, kini tengah menjalani pembangunan yang lebih berkonsentrasi pada kebutuhan pasien dan menempatkannya di jantung industri perawatan medis. Mengingat harapan yang cukup beralasan bahwa perkembangan mengarah ke peluang hidup yang lebih baik atau bahkan penyembuhan, metode ini harus dapat kita apresiasi dengan baik.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi SAP News Center. Ikuti SAP di Twitter pada akun @sapnews. (ro)