05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul Kukuhkan Pengurus Pengumpul Zakat PP Yayasan Miftahus Sa’adah Mojoagung

wagub jatim menyerahkan  SK kepengurusan PAZ ponpes miftahus sa adah kpd ketua pengurusJombang, KabarGress.com – Wakil Gubernur Jawa Timur ,Drs. Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul pagi telah mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat Yayasan Pondok Pesantren (PP) Miftahus Sa’adah Mojoagung Jombang, Rabu (27/5).

Drs. Saifullah Yusuf, selain menjabat Wakil Gubernur beliau juga didapuk menjadi Ketua Umum Badan Amil Zakal Nasional ( BAZNAS) Cabang Jatim. Oleh karena itu, saat ini beliau berkenan mengukuhkan Pengurus Baznas yang ada di Lingkungan yayasan PP Miftahus Sa’adah Mojoagung Jombang ini dengan disaksikan oleh Wakil Bupati dan Kepala Diknas Kab. Jombang.

Menurut Gus Ipul, Baznas adalah singktan dari Badan Amil Zakat Nasional yang ada di lingkup PP Miftahus Sa’adah. Jadi, orang-orang yang telah dipilih menjadi pengurus adalah orang-orang pilihan yang mendapat kepercayaan untuk mengumpulkan dan megelola zakat yang ada di PP Mifathus Sa’adah ini. Kalau sudah dipilih dan dipercaya oleh ummat jangan sampai kepercayaan itu disalh gunakan, sebab, sekali saja kepercayaan itu dinodai maka akan susah untuk meraih kembali.

Untuk itu, jagalah dan pegang teguhlah kepercayaan yg ada di pundak Bapak – Ibu saat ini. “Siapa tahu awaknya dari sini nanti Allah akan membukaan pintu yang lebih luas untuk rejeki dan masa depan yang cemerlang untuk keluarga bapak dan ibu- ibu pegurus yang hari saya kukuhkan ini. Amin,” jelasnya.

Seusai pengukuhan Wagub Jatim mengatakan, Jombang adalah tempat lahirnya para Kyai yang menjadi pamutan para ummat. Untuk itu, tidak salah kalau Jombang disebut kota santri. Memang kenyataannya begitu, saat ini Pondok Pesantren di Jombang humlahnya ratusan bahkan lebih, baik itu PP besar maupun pondok pesantren yang kecil. Semua tumbuh bak bunga yang bermekaran di musim kemarau. Dan syukur Alhmdulillah dengan banyaknya PP di Jombang membuat Jombang saat lebih baik, maju dan menjadi kota tempat tujuan orang menuntut ilmu dan belajar lebih jauh tentang agama.

“Selain, menjadi tempat untuk menuntut ilmu agama dan tentang siar Islam. Jombang juga menjadi kota wisata Religi. Bagaimana tidakm setiap hari tidak kurang dari lima hingga tujuh ribu orang yang datang ke Jombang untuk berwisata religi nyekar ke Makam Gus Dur. Belum lagi kalau hari Sabtu dan Minggu jumlahnya meningkat tajam hingga nebcapai 10.000 orang yang dating ke Mlam Fus Dr.” tegasnya.

Karena itu, berbanggalah menjadi warga Jombang. Meskipun temptnya jauh dari ibu Kota tapi Jombang tetap dikenal masyarakat se Indonesia, karena banyak Kyai yang dilahirkan di Jombang. Selain belajat mengaji atau ilmu tentang islam, PP pesantren di Jombang ini rata- rata juga memberikan pelajaran tentang sains ( Pengetahuan Umum) dan ketrampilan seperti yang ada di PP Miftahus Sa’adah ini. Di PP Miftahus Sa’adah ini juga ada SMKnya, mengapa memilih SMK sebab menimba ilmu disini siswa sudah dibekali ilmu sekaligus ketrampilan sesuai dengan bakat yang siswa miliki. Sehingga begitu lulus anak atau siswa sudah bias mencari kerja sesuai dengan ketrampilan yang mereka pelajari.

Sebab di era Globalisasi (MEA) yang sudah dimbang pintu ini yang dibutyuhkan adalah ketrampilan atau skill dari seseorang. Jadi siapa saja yang memiliki ketrampilan dan dia sangat cerdas, lihai serta piawai dalam bersaing serta enggunakan peluang yang ada maka dialah yang menang dan dapat kesempatan. Karena era global dalh era persaingan dan pertarungan dalam kepiawaian, kecerdasan dan skill atau ketrmpilan seseorang.

Untuk itulah teruslah belajar apa saja yang bisa meningkatksn serta menambah ilmu diri sendiri sebagai bekal hidup dimasa depan. Mumpung masih muda dan asih diberi Allah kesempatan dududk di bangku sekolah baik itu sekolah di bidang agama ataupun di SMK semua sama saja. Karena yang membedkan adalah karakter orangnya. Sebab karakter seseorang itu menjadi penentu dari berhasil atau tidaknya orang tersebut. (hery)

Teks foto: Wagub Jatim menyerahkan SK kepengurusan PAZ Ponpes Miftahus Sa’adah kepada ketua pengurus.