26/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Penyakit Hati yang Bukan Berasal dari Virus

Penyakit Hati yang Bukan Berasal dari VirusSurabaya, KabarGress.Com – Autoimmune Hepatitis (AIH) adalah suatu kondisi dimana sistem imun (kekebalan) tubuh menyerang hati hingga menyebabkan peradangan dan kerusakan hati. Sistem kekebalan tubuh secara normal menyerang bakteri, virus dan organisme pengganggu lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Jika ternyata sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel baik dalam tubuh maka disebut autoimmune. Pada AIH, sistem kekebalan tubuh menyerang sel hati.

Sampai sekarang masih belum diketahui mengapa sistem kekebalan menyerang sel hati, namun kemungkinan genetik dan infeksi terdahulu dapat berperan. Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan oleh AIH, diantaranya nyeri perut, nyeri sendi, gatal-gatal, kulit dan mata kuning (jaundice), mual, hilangnya nafsu makan, spider-like blood vessels (pembuluh darah menyerupai laba-laba) pada kulit, urine berwarna gelap, dan feses berwarna terang. Autoimmune Hepatitis terbagi atas dua tipe, yaitu:

A. AIH tipe I atau klasik

Sekitar 25% pasien dengan AIH tipe I mengalami sirosis. AIH tipe I dapat terjadi pada usia berapa pun dan berkaitan dengan penyakit autoimun lain seperti celiac disease, ulcerative colitis, dan penyakit tiroid autoimun.

B. AIH tipe II

Meskipun dapat muncul pada orang dewasa, kebanyakan pasien yang mengalami AIH tipe II adalah anak-anak.

AIH lebih sering ditemukan pada wanita muda, namun dapat dialami oleh anak-anak dan orang dewasa. Selain itu ada beberapa faktor lain yang meningkatkan risiko terkena AIH, yaitu:

1. Riwayat infeksi virus atau bakteri.
2. Penggunaan obat-obatan tertentu.
3. Riwayat AIH dalam keluarga.
4. Memiliki penyakit autoimun lainnya.

AIH merupakan penyakit kronik yang berlangsung bertahun-tahun. Jika tidak ditangani maka penyakit AIH seiring waktu akan semakin memburuk dan menyebabkan terjadinya sirosis (pengerasan hati) juga kegagalan hati (hilangnya fungsi hati secara cepat dalam hitungan hari atau minggu). Hal ini dapat dihindari apabila dilakukan diagnosis dan penanganan sedini mungkin. Saat ini Autoimmune Hepatitis dapat didiagnosis melalui pemeriksaan darah dan biopsi hati. (ro)