02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

VMware Luncurkan EVO:RAIL ke Kawasan ASEAN

* Mendukung terselenggaranya pembangunan dan penggelaran software-defined data center bagi bisnis di kawasan ASEAN dalam waktu singkat

* Dell, EMC, Fujitsu, Hitachi Data Systems, HP, serta NetApp menyatakan kesiapsediaan mereka dalam menghadirkan penawaran-penawaran berbasis VMware EVO:RAIL bagi bisnis di kawasan ASEAN

Karthik Ramarao, Tertius Bezuidenhout, Paul Strong, Ravi Rajendran, Elson Chia, Dmitri Chen, Sascha HaakeJakarta, KabarGress.Com – VMware, Inc. (NYSE: VMW), pemimpin global di bidang virtualisasi dan infrastruktur cloud, hari ini mengumumkan kehadiran VMware EVO:RAIL™ di kawasan ASEAN yang tersedia melalui mitra-mitra terpercaya VMware, yakni Qualified EVO:RAIL Partners. VMware EVO:RAIL™ merupakan sebuah appliance infrastruktur hyper-converged yang mendukung pengelola TI dalam menyederhanakan dan merampingkan proses penggelaran dan scale-out infrastruktur TI berkonsep software-defined dalam waktu yang singkat.

VMware EVO:RAIL™ akan ditawarkan sebagai satu rangkaian SKU yang mencakup, biaya hardware, software, serta dukungan dan layanan, termasuk pula dukungan single point-of-contact melalui channel-channel Qualified EVO:RAIL Partners yang terbentuk berkat jalinan kemitraan strategis antara VMware dengan mitra-mitra strategis, seperti Dell, EMC, Fujitsu, Hitachi Data Systems, HP dan NetApp.

Dari survei[1] terbaru yang diselenggarakan VMware pada Maret 2015 yang menyasar kalangan CIO di kawasan ASEAN ditemukan fakta bahwa sebanyak 71 responden menyadari pentingnya wilayah ASEAN sebagai kontributor terhadap pendapatan global di tahun 2017 dengan satu di antara empat responden menyatakan bahwa peluang-peluang yang muncul dari terbentuknya ASEAN Economic Community telah menjadi alasan utamanya. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 84% responden menyatakan pentingnya transformasi menuju sebuah perusahaan yang berkonsep software-defined. Pesatnya pengadopsian[2] cloud, seperti yang tengah ditunjukkan oleh pasar Thailand dan Vietnam dan kian bergairahnya penetrasi[3] mobile dengan pertumbuhan mencapai 120 persen menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis di kawasan ASEAN dalam menghadirkan pengelolaan TI yang cepat, fleksibel, serta aman.

Di samping kondisi market seperti yang ditunjukkan tersebut, buku putih yang dilansir IDC pada bulan Oktober 2014[4] atas kuasa VMware juga mencatat adanya peluang yang luar biasa bagi bisnis di kawasan Asia Pasifik untuk dapat melakukan pemangkasan biaya hingga lebih dari US$92 Miliar selama 2014 – 2020 dengan memanfaatkan pendekatan bisnis strategis berkonsep software-defined dalam pengelolaan TI mereka. Dalam rangka mendukung transformasi bisnis di kawasan ASEAN menuju perusahaan berkonsep software-defined, VMware menghadirkan sebuah solusi mutakhir, yakni VMware EVO:RAIL™ yang menawarkan kemudahan dalam menyelenggarakan layanan infrastruktur berkonsep software-defined berkat kemampuannya dalam melakukan penyederhanaan dan perampingan seluruh proses penggelaran, konfigurasi serta pengelolaan, dalam suguhan antarmuka berbasis HTML5.

VMware EVO:RAIL™ dirancang sebagai VMware software stack yang 100 persen telah padu sejak semula dan telah melalui tahapan pra-uji yang ketat sehingga mampu mendukung proses pemroduksian mesin virtual dalam waktu yang singkat, yakni hanya dalam hitungan menit saja terhitung sejak mesin mulai dinyalakan. Proses produksi mesin virtual yang cepat tersebut mampu menunjang segala kebutuhan bisnis dengan sigapnya, yang pada akhirnya akan membuat seluruh proses administrasi infrastruktur menjadi kian sederhana dan ramping, dan secara keseluruhan dapat memangkas biaya operasional bisnis.

“Perusahaan-perusahaan di dalam ASEAN Economic Community tengah bersiap untuk memetik seluruh manfaat dari hasil penerapan pendekatan strategi TI berkonsep software-defined, antara lain seperti terwujudnya penghematan biaya, otomatisasi, serta beragam efisiensi dalam operasional bisnis mereka di tengah pesatnya pertumbuhan mobilitas dan semakin bergairahnya pengadopsian teknologi, seperti pengadopsian cloud yang tengah gencar-gencarnya saat ini,” ucap Ron Goh, vice president and general manager, ASEAN of VMware.

“VMware EVO:RAIL merupakan unsur pokok dan mendasar bagi lingkungan software-defined data center yang mampu menyuguhkan kepastian dalam mendukung pembangunan, penggelaran, peningkatan skala, serta dalam mengelola seluruh layanan pada sebuah infrastruktur berkonsep software-defined. Seluruh pelanggan dan mitra kami di kawasan ASEAN menyatakan begitu antusias untuk dapat segera menikmati seluruh manfaat yang ditawarkan oleh VMware EVO:RAIL.”

Kehadiran VMware EVO:RAIL mendukung dalam penyelenggaraan use case pada segmen pasar kelas menengah dan enterprise. VMware EVO:RAIL mencakup VMware vSphere®, VMware Virtual SAN™, VMware vRealize™ Log Insight™, dan mesin EVO:RAIL™ mutakhir yang seluruhnya telah terintegrasi secara penuh dengan perangkat keras yang disediakan oleh Qualified EVO:RAIL™ Partner yang ditunjuk oleh pelanggan. VMware EVO:RAIL™ mendukung dalam melakukan penyederhanaan pada proses penggelaran, penyetingan konfigurasi serta pengelolaan appliance yang tengah berlangsung, berikut pula pada setiap proses patching dan pembaruan software.

Appliance tersebut sangat ideal untuk mendukung unjuk use case, seperti pada virtual desktop infrastructure (VDI) maupun pada infrastruktur TI dari beragam industri, mulai dari finansial, pemerintah, kesehatan, pendidikan tinggi, asuransi, minyak dan gas, serta ritel, yang lokasinya terpisah, contohnya seperti pada infrastruktur TI yang terdapat di kantor-kantor cabang. Dengan berbasiskan pada VMware vSphere, appliance tersebut mampu berjalan pada lingkungan VMware vSphere pelanggan yang telah ada, sekaligus berfungsi pula sebagai pengantar bagi VMware vCloud® Air™. (ro)

Teks fotto: (ki-ka) Karthik Ramarao, Chief Technology Officer, Director of Strategy and Technology,NetApp, Asia Pacific, Tertius Bezuidenhout, Executive Director, Enterprise Solutions and Alliances, Dell Asia Pacific and Japan, Paul Strong, Vice President and Chief Technology Officer, Global Field, VMware, Ravi Rajendran, Vice President and General Manager, South Asia, Hitachi Data Systems, Elson Chia, Country Head, Infrastructure Services & Solutions (ISS), Fujitsu Singapore, Dmitri Chen, Chief Operating Officer, APJ, Vice President of Specialty Sales, EMC Corporation, Sascha Haake, Director and General Manager, Converged Data Center Infrastructure, Enterprise Group, HP Asia-Pacific and Japan