21/10/2020

Jadikan yang Terdepan

PLN Distribusi Jatim Tunda Kenaikan TTL

??????????????SuhatmanSurabaya, KabarGress.Com – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur akan melanjutkan kebijakan PLN pusat soal penundaan kenaikan tarif tenaga listrik. “PLN Jatim menilai dengan penundaan kenaikan tarif tenaga listrik golongan 1.300 VA dan 2.200 VA juga akan meringkan beban ekonomi bagi pelanggan termasuk di Jatim sendiri,” ungkap Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT. PLN Distribusi Jatim, Suhatman, di kantornya, Rabu (15/4/2015).

Menurut Suhatman, dengan penundaan kenaikan tarif listrik golongan 1.300 VA dan 2.200 VA tentunya akan meringankan beban ekonomi bagi pelanggan PLN termasuk di Jatim sendiri yang jumlahnya saat ini mencapai 9,6 juta pelanggan. “Penundaan ini akan meringankan beban ekonomi masyarakat di Jawa Timur,” ujarnya.

Rencana kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300 Volt Ampere VA dan 2.200 VA, yang sedianya akan diterapkan pada awal Mei 2015 akhirnya terpaksa ditunda sampai Desember 2015 mendatang. Dan dengan penundaan ini sudah bisa dipastikan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan mengalami kerugian.

“Penundaan tarif bagi pelanggan rumah tangga 1.300 VA dan 2.200 VA ini, dengan berbagai pertimbangan. Dimana pelanggan golongan tersebut sudah mengalami kenaikan tarif listrik secara bertahap sejak Juli-November 2014,” terangnya.

Hingga posisi saat ini, pasokan untuk wilayah Jatim sendiri masih surplus yakni mencapai  8.000 MW dengan beban puncak 4.981 MW. Dari jumlah tersebut masih ada cadangan 3.000 MW. “Dengan sisi listrik yang kami miliki kami juga mampu menyuplai listrik di luar Jatim seperti, Jateng dan Bali. PLN Jatim juga mensuplai listrik ke luar Jawa Timur seperti, Jawa Tengah dan Bali,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT. PLN (Persero), Sofyan Basir, mengatakan selain penundaan kenaikan tarif untuk daya 1.300 VA dan 2.200 VA, pihaknya juga tidak menaikan tarif untuk pelanggan rumah tangga kecil berdaya 450 VA dan 900 VA, bisnis dan industri kecil serta pelanggan sosial. Penundaan tarif bagi pelanggan rumah tangga 1.300 VA dan 2.200 VA ini, dengan berbagai pertimbangan. Dimana pelanggan golongan tersebut sudah mengalami kenaikan tarif listrik secara bertahap sejak Juli-November 2014. (ro)

Teks foto:

– Direktur Utama PT. PLN (Persero), Sofyan Basir.

– Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT. PLN Distribusi Jatim, Suhatman.