02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Ajak Umat Muslim Hargai Waktu

Gubernur Jatim Menghadirii acara maulid nabi muhammad di islamic centreSurabaya, KabarGress.Com – Salah satu konsep dalam Agama Islam adalah disiplin soal waktu, hal ini telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang benar-benar disiplin membagi dan memanfaatkan waktu, baik untuk urusan dunia, apalagi urusan akhirat. Sikap inilah yang patut kita teladani, mari kita lebih disiplin dan menghargai waktu. Demikian yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1436 Hijriah di Islamic Center Surabaya, Rabu (28/1) malam.

Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, disiplin dan menghargai waktu merupakan salah satu cara bagi umat muslim untuk meneladani sifat Nabi Muhammad SAW yang dikenal arif dan bijaksana. Karena itu, sebagai umatnya, sudah sewajibnya kita lebih mendisiplinkan diri dan tidak menyia-nyiakan waktu.

“Saya sempat membaca suatu risalah yang mengisahkan kearifan nabi, disebutkan bahwa beliau sangat menghargai dan memperhatikan waktu. Nabi dengan sempurna membagi waktu baik untuk kepentingan dunia maupun kepentingan akhirat. Konsep dalam Islam bahwa waktu adalah ibadah, ini pelajaran luar biasa bagi kita semua. Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya waktu yang kita miliki” katanya.

Apabila umat muslim bisa lebih disiplin soal waktu, lanjut Pakde, maka dengan sendirinya akan membawa dampak positif berupa perubahan karakter menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi banyak orang. Contohnya, berangkat kerja lebih awal, tidak menunda-nunda pekerjaan, jujur, dan menepati janji dengan orang lain.

“Itulah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meneladani dan mengenang kepribadian, akhlak, budi pekerti, tutur kata, dan kesantunan nabi yang bisa membawa dampak yang luar biasa bagi diri sendiri dan orang lain. Mari kita mendoakan Nabi Muhammad dan keluarganya agar selalu mendapat syafaat beliau kelak diakhirat” tuturnya.

Senada dengan Pakde Karwo, penceramah utama, Ustad Abdul Aziz mengatakan, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan sejati bagi umat muslim dan seluruh umat di dunia. “Mari kita jadikan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari” ujarnya.

“Setiap insan manusia telah diberi amanah untuk menjadi khalifah (pemimpin), sifat yang dicontohkan Nabi sebagai seorang pemimpin adalah satunya ucapan dan perbuatan. Bahkan, yang membuat Nabi disegani oleh lawannya dan dihormati oleh rekannya adalah perkataan dan perbuatan. Beliau tidak pernah berdusta, apalagi egois dan mementingkan diri sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa manusia dapat terlena dengan kenikmatan dunia dan melupakan akhirat. Padahal sewaktu-waktu Allah SWT dengan segala kekuasaannya dapat mengambil kebahagiaan seseorang, bahkan membalikkan keadaan dengan sekejap.

Buktinya, Allah SWT sudah banyak memberikan peringatan dengan berbagai musibah, baik bencana alam maupun tragedi kecelakaan transportasi serta wabah penyakit. Hal itu hendaknya dijadikan sebagai bahan renungan supaya manusia selalu teringat akan tugas dan fungsinya selama hidup didunia.

Acara maulid Nabi pada malam yang diiringi dengan gerimis hujan tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan Pembacaan Sholawat. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan beasiswa dari Badan Amil Zakat (Baz) Jatim kepada siswa sebagai biaya pendidikan serta bantuan dana bagi wirausaha binaan Baz Jatim sebagai modal usaha.

Sholawatan bersama dilakukan dengan berdiri sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.. Hadir dalam acara ini sebanyak 500 orang terdiri dari Pejabat struktural Pemprov Jatim, Ulama, Pimpinan SKPD, TNI, Polri dan masyarakat. (hery)