02/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Menpora Imam Nachrawi: SMANOR Jatim Layak Jadi Percontohan Nasional

Menpora Iman Nachrawi- SMANOR Jatim Layak Jadi Percontohan NasionalSidoarjo, KabarGress.com – Sekolah Menengah Negeri Olahraga (SMANOR) Jatim, Jl. Pondok Jati Utara Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, dapat kunjungan kehormatan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nachrawi, Minggu (7/12/2014). Politisi PKB, asli Sidoarjo ini, disambut Kepala Dispendik Jatim, Dr.Harun, didampingi Kadispora Jatim, Sugeng Riyono dan Ka UPT SMANOR, Drs. Zainal Arifien, MPd. Imam Nachrawi, diajak berkeliling SMANOR untuk melihat dari dekat fasilitas sekolah yang berhasil mendulang prestasi di berbagai cabang olahraga yang diikuti peserta didiknya.

Setelah dirasa cukup melihat fasilitas yang ada, Menpora memperoleh paparan dari Kadispendik, Harun, apa yang telah dilakukan SMANOR hingga sekolah khusus olahraga yang manjadi kebanggaan masyarakat Jatim ini sukses besar mengukir prestasi, baik dalam bidang cabang olahraga (Cabor) maupun akademik. Berdasar prestasi yang terekam, SMANOR terbukti selama kurun waktu tahun 2013, para atlet SMANOR mampu mempersembahkan sebanyak 19 medali di level dunia.

Terdiri dari 4 emas, 5 perak dan 10 perunggu. Medali tersebut dipersembahkan dari tiga cabor. Yaitu judo, panjat tebing dan voli pantai. Dari cabang olahraga judo mempersembahkan 3 emas, 4 perak dan 9 perunggu. Selanjutnya untuk cabor panjat tebing menyumbangkan 1 perunggu dan dari voli pantai mempersembahkan 1 emas dan 1 perak. Dengan demikian SMANOR masih menjadi pusat pembinaan olahraga andalan di Jatim.

Sedangkan untuk ajang nasional pada event PON XVIII Riau 2012 lalu, SMANOR yang mengirimkan 54 atlet untuk memperkuat kontingen Jatim berhasil meraih 48 medali. Dari 86 emas yang diraih kontingen PON Jatim, 12 emas diantaranya disumbangkan para atlet dari SMANOR. Prestasi ini meningkat dibanding PON XVII/2008 di Kalimantan Timur yang menyumbangkan sebanyak 11 emas, 11 perak dan 7 perunggu.

Dua belas emas yang dipersembahkan SMANOR tersebut, berasal dari 6 cabor, yaitu atletik, judo, panjat tebing, pencak silat, selam dan sepak takraw. Untuk sepak takraw tercatat sebagai cabor terbanyak yakni menyumbangkan emas yakni 5 keping emas. Untuk PON Remaja I 2014 di Jatim, SMANOR bakal mengirimkan atletnya pada tiga cabor, yakni volly pantai, gulat dan atletik. Dr. Harun, optimis atlet SMANOR yang dikirimkan dalam laga di Pon Remaja Jatim, bakal sukses meneguk prestasi.

Berdasar deretan prestasi yang mampu ditorehkan atlet SMANOR Jatim ini, maka sekolah khusus olahraga yang dipimpin Zainal Arifien ini menurut Menpora patut menjadi contoh nasional dalam pembinaan atlet-atlet berprestasi pada masa depan. “Saya kira SMANOR Jatim ini patut menjadi contoh bagi provinsi lain dalam kerangka melahirkan atlet berprestasi,” kata Menpora kepada awak media.

“Sebab faktanya, SMANOR Jatim, di bawah pembinaan Pak Harun, dan Pak Zainal, telah mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi baik Nasional maupun Internasional,” imbuhnya.

Sehingga, SMANOR Jatim, tambah Menpora, layak menjadi contoh bagi provinsi lain.

Menpora, selain mengapresiasi keberhasilan SMANOR atas keberhasilan mencetak atlet berprestasi, juga mengaku hendak memperjuangkan penambahan fasilitas atau infrastruktur yang dibutuhkan, termasuk mendorong terwujudnya pembangunan fasilitas kolam renang. Dengan memiliki fasilitas kolam renang sendiri, peserta didik atau atlet SMANOR dapat berlatih lebih giat lagi.

“Untuk berlatih renang tidak harus ke lain tempat seperti sekarang ini. Dengan mempunyai kolam renang sendiri Atlet renang bisa berlatih lebih fokus, dan ke depan SMANOR Jatim bisa menjadi icon nasional,” harap Menpora Imam Nachrawi. (hery)