26/11/2020

Jadikan yang Terdepan

AMD Tingkatkan Efisiensi Energi pada APU Ditargetkan Hadirkan Efisiensi 25 Kali Lebih Baik pada 2020

— Optimisasi Desain, Manajemen Daya Pintar dan Heterogeneous System Architecture Memungkinkan AMD Lampaui Tren Peningkatan Efisiensi Energi Minimal Sebesar 70 Persen—

Dalian, China, KabarGress.Com – AMD (NYSE: AMD) hari ini mengumumkan targetnya untuk peningkatan efisiensi energy hingga 25x lebih baik untuk produk Accelerated Processing Units (APU) pada tahun 2020.(1) yang akan dihadirkan untuk dapat mencapai target tersebut dipaparkan hari ini oleh Chief Technology Officer AMD Mark Papermaster pada China International Software and Service Fair (CISIS) conference di Dalian, China. Target “25X20” ini merupakan peningkatan besar jika dibandingkan peningkatan selama enam tahun sebelumnya (2008 hingga 2014), dimana selama kurun waktu tersebut AMD berhasil meciptakan peningkatan efisiensi energi pada produknya hingga lebih dari 10x.(1)

Di seluruh dunia, tiga miliar komputer personal menghabiskan lebih dari satu persen total energi yang dikonsumsi dunia setiap tahunnya, dan 30 juta komputer server menghabiskan 1,5 persen konsumsi listrik setiap tahunnya seharga 14 hingga 18 miliar dollar (USD). Peningkatan penggunaan Internet, perangkat mobile, dan ketertarikan masyarakat menikmati konten audio dan video berbasis cloud diprediksi bisa meningkatkan angka-angka tersebut dalam beberapa tahun mendatang. (2)
Informasi termasuk inovasi apa

“Membuat produk berbeda yang hemat energi adalah faktor kunci dari strategi bisnis kami, dengan memfokuskan pada efisiensi energi tanpa kompromi,” kata Papermaster. Melalui pengembangan arsitektur APU dan teknik efisiensi daya yang cerdas, pelanggan kami bisa berharap kami dapat meningkatkan efisiensi energi jajaran prosesor kami secara dramatis dalam beberapa tahun ke depan. Mencanangkan target untuk bisa meningkatkan efisiensi energi pada jajaran prosesor kami 25x lebih baik pada tahun 2020 menjadi tolak ukur komitmen dan kepercayaan diri kami.”

“Efisiensi energi teknologi informasi terus berkembang pesat sejak dimulainya era komputer, dan inovasi teknologi semikonduktor terus berlanjut untuk menghadirkan kemungkinan-kemungkinan terciptanya efisiensi lebih tinggi,” ujar Dr. Jonathan Koomey, research fellow at the Steyer-Taylor Center for Energy Policy and Finance at Stanford University.

“AMD telah berhasil meningkatkan efisiensi energi prosesor mobile mereka dengan stabil, berhasil mencapai peningkatan hingga 10x lipat lebih baik sejak kurun waktu enam tahun terakhir. Fokus AMD dalam meningkatkan efisensi daya kemungkinan akan menghasilkan banyak keuntungan bagi pelanggan, meningkatkan daya tahan dan kinerja baterai perangkat mobile. Rancangan teknologi AMD menunjukkan harapan akan terciptanya peningkatan efisiensi energi perangkat mobile hingga 25x dalam kurun waktu enam tahun terakhir, sebuah langkah yang dapat melampaui angka peningkatan efisiensi energi atau daya maksimal yang dibutuhkan perangkat mobile. Ini bisa dicapai melalui peningkatan kinerja dan penurunan drastis kebutuhan daya prosesor. Menambahkan keuntungan yang didapat dari peningkatan kinerja, efisiensi ini juga dapat meningkatkan daya tahan baterai, memungkinkan pengembangan perangkat dengan material lebih sedikit dan lebih kecil, serta membatasi dampak kerusakan lingkungan dari peningkatan jumlah perangkat komputasi.”

Moore’s Law menyatakan bahwa jumlah transistor yang bisa diciptakan di area tertentu kira-kira bisa bertambah dua kali lipat setiap tahunnya. Penelitian Dr. Koomey’s menunjukkan secara historis, efisiensi energi prosesor hampir bisa mengetahui angka peningkatan yang diprediksi oleh Moore’s Law.(3) Melalui manajemen daya yang cerdas dan kemajuan arsitektur APU, ditunjang dengan kemajuan teknologi proses pembuatan prosesor, harapan AMD untuk bisa ciptakan efisiensi energi melebihi tren efisiensi energi yang diprediksi oleh Moore’s law paling tidak sebesar 70 persen antara tahun 2014 dan 2020.

Arsiteki Kepemimpinan Efisiensi Energi

Seperti kemajuan performa komputasi, kemajuan dalam efisiensi daya secara historis tercipta bersamaan dengan teknologi pembuatan silikon generasi baru yang mampu menyusutkan ukuran transistor. AMD berharap dapat melampaui efisiensi daya yang diprediksi bisa dihasilkan dari transisi teknologi pembuatan silikon pada tahun 2020 mendatang berdasarkan kesuksesan dalam penerapan tiga pilar rancangan strategi penghematan daya, yaitu:

• Komputasi heterogen dan optimalisasi daya: Melalui Heterogeneous System Architecture (HSA), AMD menggabungkan core komputasi CPU dan GPU dan akseleratorkhusus seperti digital signal processor dan video encoder di dalam satu chip yang sama pada APU. Inovasi dari AMD ini menghemat daya dengan menghilangkan koneksi antar chip, mengurangi siklus komputasi dengan memperlakukan CPU dan GPU sebagai sesuatu yang saling berhubungan, dan memungkinkan perpindahan pemrosesan beban kerja secara mulus menuju komponen yang lebih optimal. Hasilnya yaitu peningkatan efisiensi daya dan peningkatan kinerja, termasuk aplikasi kantoran interaktif seperti user interface dan pencitraan dasar serta pengenalan suara. AMD membekali APU dengan fitur HSA untuk sistem embedded, server, dan client device, serta APU semi-custom yang ada di dalam konsol game generasi baru.

• Manajemen daya real-time dan cerdas: Kebanyakan operasi komputasi dicirikan berdasarkan waktu idle, jeda waktu antara keystroke, input sentuhan atau waktu yang dibutuhkan dalam menghadirkan konten yang ditampilkan. Menjalankan perintah secepat mungkin untuk kembali ke kondisi idle dengan cepat, lalu meminimalisir daya yang digunakan saat kondisi idle adalah hal yang sangat penting dalam mengatur konsumsi daya. Hal ini sangat bermanfaat, terutama pada kegiatan yang sering dilakukan oleh konsumen, seperti browsing, mengolah dokumen, dan mengolah foto. AMD APU generasi terbaru dapat melakukan analisa secara real-time, mengatur kecepatan prosesor secara dinamis untuk mencapai angka throughput yang optimal. Sama halnya, AMD menawarkan platform yang sangat mengutamakan manajemen daya dimana kecepatan prosesor bisa meningkat untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, lalu kembali ke mode hemat daya (idle).

• Inovasi hemat daya masa depan: Penyempurnaan efisiensi energi membutuhkan pengembangan teknologi yang memakan waktu hingga tahunan untuk dapat diselesaikan. AMD memahami kebutuhan efisiensi energi sejak beberapa tahun lalu dan telah berinvestasi dalam penelitian yang berujung pada terciptanya fitur-fitur penting. Ke depan, banyak kemampuan-kemampuan yang berbeda dari yang lain, seperti Inter-frame power gating, per-part adaptive voltage, voltage islands, integrasi sistem komponen tingkat lanjut, dan teknik lainnya yang masih dalam tahap pengembangan yang seharusnya dapat hasilkan peningkatan kecepatan.

Perusahaan analisa industri TIRIAS Research baru-baru ini meneliti metodologi yang digunakan AMD untuk mengukur efisiensi energi yang dihasilkan serta meneliti rencana AMD untuk ciptakan peningkatan hinga 25x di tahun 2020. “Misi dari prosesor hemat daya adalah untuk memberikan kinerja lebih baik dari generasi sebelumnya dengan daya yang sama atau bahkan lebih kecil,” kata Kevin Krewell, analyst at TIRIAS Research.

“Rencana AMD untuk meningkatkan efisiensi energi pada prosesor mobile mereka adalah hal yang mengesankan. Kami percaya bahwa AMD akan mencapai misi efisiensi energi mereka, sebagian melalui peningkatan proses namun kebanyakan dengan menggabungkan penghematan dari daya idle yang semakin rendah, peningkatan kinerja berkat arsitektur sistem heterogeneous, serta melalui manajemen daya yang lebih cerdas. Dengan melakukan ini, AMD menunjukkan kepemimpinan dalam industri komputer, mengendalikan inovasi untuk masa depan yang lebih hemat energi.” (ro)