31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

TPID Mulai Gelar Pasar Murah Gula Rp12.000 per Kg

IMG_20160520_092311-800x600Surabaya, KabarGRESS.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mulai menggelar pasar murah gula pasir dengan harga Rp12.000/kg sebagai upaya pengendalian harga menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Jawa Timur, M. Ardi Prasetiawan, berkoordinasi dengan TPID melakukan pasar murah guna antisipasi sebagian komoditi mulai beranjak naik, terutama di tingkat pasar tradisional.

“Di Jatim diantara 10 Kab/kota akan diadakan pasar murah selama sebulan hingga H-3 jelang lebaran. Dengan ketersediaan stok untuk pasar murah gula sekitar 600-700 ton, dan per titik nanti disesuikan kebutuhan sekitar 2 ton per pasar,” ungkap Ardi, di sela-sela pembukaan pasar murah gula, di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jumat (20/5/2016).

Untuk itu, kata Ardi, kegiatan pasar murah ini juga bagian sinergitas pengendalian harga dengan tujuan bisa dijangkau seluruh kalangan masyarakat. Dan dalam waktu dekat juga segera beralih ke komoditi bawang merah juga dilakukan pasar murah.

Sementara itu, GM PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia), Sukri Hidayat, yang ditunjuk sosialisasi satu diantara enam paket kebijakan program Kemendag, mengatakan harga Rp12.000 per kilogram gula pasir yang dijual ke pasar langsung sudah berdasarkan kesepakatan dan musyawarah TPID yang diambilkan dari ongkos subsidi angkut.

“Sedangkan harga di toko, dan di pasaran memang sudah naik berkisaran Rp14.000 – Rp16.000 yang dijual ke pembeli langsung. Dan diharapkan stabilitas harga tetap normal di tingkat konsumen langsung,” tegasnya.

Sementara selaku pedagang pasar, Wiwin, karyawan toko Saerah di pasar Wonokromo mengaku diuntungkan keberadaan pasar murah, bisa menambah stok barang untuk beberapa bulan ke depan.

“Ya, saya hanya karyawan biasa mas. Kalau masalah pembelian barang seperti gula, saya sebatas melayani ke pembeli saja. Kalo sehari rata-rata hanya 40-50 kilogram bisa jualnya hanya segitu mas, tapi kalu kebiasaan ramadhan dan lebaran memang orang-orang banyak yang stok untuk persediaan,” akunya. (ro)

Teks foto: Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Jawa Timur, M. Ardi Prasetiawan, memberikan arahan kepada masyarakat yang antri membeli gula pasir di pasar murah yang digelar di Pasar Wonokromo, Jumat (20/5/2016).