27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

PLN Jamin Selama Musim Hujan Listrik Aman dan Bebas Gangguan

* Biaya Pemeliharaan Listrik Capai Miliaran Rupiah

Pinto RSurabaya, KabarGress.com – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, sejak dini sudah mengantisipasi datangnya musim penghujan tahun ini. Sejak kemarau, hal tersebut sudah dilakukan dengan secara rutin dan berkala melakukan perawatan dan pemeliharaan jaringan, kabel listrik dan travo. Bahkan pihak PLN menjamin selama musim hujan, aman dan listrik bebas dari gangguan.

“Hanya saja ada cuaca yang tidak menentu seperti hujan disertai angin kencang, itu yang memang situasional, dan seringkali menumbangkan pohon yang bisa mengenai jaringan listrik. PLN sendiri tidak akan melakukan pemadaman listrik sepanjang tidak ada masalah yang bisa membahayakan,” ungkap Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo, Selasa (10/11/2015).

Ditambahkan, musim hujan dengan intensitas berat bukan masalah bagi PLN, yang sejak dini mengantisipasi adanya gangguan. Hanya saja jika adanya pohon tumbang ini yang menyebabkan aliran listrik padam. Namun demikian PLN menjanjikan akibat gangguan akan bisa diselesaikan dalam waktu kurang lebih 2 jam aliran listrik sudah menyala kembali.

Disinggung besarnya biaya untuk pemeliharaan jaringan listrik, Pinto mengaku dana yang dikeluarkan cukup besar. Jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Dari pengeluaran trersebut biaya untuk jasa perbaikan menyerap anggaran cukup besar dari pemeliharaan rutin. Selebihnya untuk biaya perawatan rutin seperti pembersihan debu yang diakibatkan saat musim kemarau, debu cukup tebal terdapat pada tiang listrik yang di atasnya terdapat isolator, arrester dan travo.

“Sejak Juli lalu, kami sudah menurunkan tim panjat tiang, dengan aktifitas pembersihan alat-alat dan material terkait aliran listrik di setiap jaringan hingga tuntas. Caranya dengan melakukan pencucian khususnya pada material yang rentan terhadap debu saat hujan turun. Termasuk diantaranya pemeriksaan travo dan lainnya,” jelasnya seraya menambahkan, pihak PLN sudah menyiapkan material cadangan seperti kabel, tiang listrik dan travo.

PLN juga menghimbau kepada warga masyarakat, untuk tidak berada dekat dengan pohon karena rawan tumbang, selain itu masyarakat diminta bersama-sama ikut menjaga dan melihat jika ada gangguan listrik segera melaporkan ke sambungan 123. Biasanya musim hujan ini akan timbul percikan api dari travo atau ada kabel yang putus. “Jangan sekali-kali berusaha memadamkan percikan tersebut, dengan menelpon PLN, maka kami dalam waktu tidak lebih dari 1 jam akan langsung datang dan melihat serta mengetahui penyebabnya percikan api tersebut,” pintanya.

Hingga kini kapasitas daya listrik mencapai 8.000 Mega Watt, sedangkan beban puncak sekitar 3.000 Mega Watt, maka tidak ada alasan bagi PLN Jawa Timur untuk melakukan pemadaman secara bergilir di musim penghujan. (ro)

Teks foto: Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo.