02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok, Tarif Listrik Desember Turun Juga

PLH Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT. PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo.

Surabaya, KabarGress.Com – Menyusul turunnya harga minyak mentah dunia, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mengikuti tren harga minyak dunia tersebut untuk menurunkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) di bulan Desember tahun ini. Keputusan penurunan TTL Berdasarkan SE PT PLN (persero) Pusat nomor 3180/162/DIVAGA/2014 tentang Penetapan Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik Periode Desember 2014, sistem penyesuaian tarif listrik (Adjustmen) turun sekitar satu persen.

Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo, menyatakan penurunan TTL sesuai dengan keputusan PT PLN pusat itu telah menunjukkan bahwa PLN berkomitmen bertindak fair terhadap tarif TTL. “Sekarang kan harga minyak mentah dunia turun. Maka tarif listrik yang ‘Adjustmen’ juga dikoreksi,” jelasnya Pinto, Jumat (5/12/2014).

Penurun TTL di periode Desember tahun ini, lanjut Pinto, yakni golongan tarif R-3/TR (6.600 VA ke atas), P-1/TR (6.600 VA-200 kVA) dan B-2/TR (6.600 VA-200 kVA) yang semula tarifnya Rp1.513/kVA/bulan menjadi Rp1.496,33/kVArh. Semula pada Nopember Rp1.513,69/kWh.

Sementara itu, untuk golongan tarif B-3/TM (diatas 200 kVA) Rp1.141 kVA dan Rp1.250,59/kVArh menjadi Rp1.128,88/kWh dan Rp1.236,24/kVArh. Berdasarkan dari catatan PT PLN Distribusi Jawa Timur jumlah pelanggan Adjustmen hingga Oktober 2014 untuk kategori R3 mencapai 19.993, B2 59.554, B3 525, dan P1 3.980.

Sebelumnya, di bulan Oktober lalu tarif Adjustment ini juga alami penurunan yakni, golongan R-3/TR (6.600 VA ke atas), B-2/TR (6.600 VA-200kVA), dan P-1/TR (6.600 VA-200 kVA) menjadi Rp1.515,82/kWh dari tarif semula pada September Rp1.531,86. Sedangkan, tarif B-3 (200 kVA) menjadi Rp1.142,59/kWh dan Rp1.252,34/kVArh dari tarif semula pada September 2014 Rp1.155,69/kWh dan Rp1.264,60/kVArh.

“Penyesuaian tarif dapat dipengaruhi tiga hal, yakni pengaruh dolar, harga minyak mentah dunia dan inflasi,” tandas Pinto. (ro)

Teks foto: Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo.