31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

CSR PLTU Rembang, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Las Listrik dan Teknik Pendingin

WhatsApp-Image-20160820-800x600Rembang, KabarGRESS.com – Setelah tanggal 2-3 Juni 2016 yang lalu PT Pembangkitan Jawa-Bali PLTU Rembang telah menyelenggarakan Pelatihan Bank Sampah bagi warga Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang sehingga kepedulian masyarakat tentang bahaya sampah dan pemanfaatannya semakin baik, kali ini pihak PLTU Rembang melalui program CSR-nya menyelenggarakan Pelatihan Las Listrik dan Teknik Pendingin (Air Conditioning) sebagai wujud kepedulian PLTU Rembang bagi masyarakat sekitar.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini pihak PLTU Rembang sangat berterimakasih kepada Kepala Dinsosnakertrans Pemkab Rembang beserta jajarannya sehingga program CSR ini bias terselenggara dengan baik.

WhatsApp-Image-20160820(6)-800x600Dalam sambutannya Kepala Dinsosnakertranas, Drs. H. Waluyo, MM yang diwakili oleh Saringgono, SPd., Instruktur Madya Dinsosnakertrans Pemkab Rembang menyatakan bahwa pelatihan yang berbasis kompetensi ini bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan kompetensi yang diperlukan, pelatihan ini dibina oleh Instruktur Kejuruan Las dan Teknik Pendingin Dinsosnakertrans yang sudah kompeten di bidangnya, Santoso, ST, Yuliadi, Didik Nuryatmo A.Ma, danTuryono.

Pelatihan dibuka oleh Partini, Manajer Keuangan dan Administrasi PLTU Rembang, pada sambutannya menyampaikan bahwa PT PJB UBJ O&M PLTU Rembang berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara salah satunya melalui program-program pemberdayaan masyarakat (empowering) dimana program tersebut sesuai arahan PT Pembangkitan Jawa-Bali Kantor Pusat; program CSR harus bersifat berkelanjutan (sustain).

WhatsApp-Image-20160820(4)-800x600Pelatihan Teknik Las dan Air Pendingin ini dilaksanakan selama tiga puluh hari, dengan jumlah peserta sebanyak 32 peserta yang terdiri dari masyarakat dan pemuda empat desa ring satu sekitar PLTU Rembang. Agar pelatihan berjalan efektif, lancar, dan memenuhi sasaran, selain kurikulum, materi, dan penilaian kompetensi peserta menyesuaikan standar Dinsosnakertrans, dan peserta pelatihan mendapatkan sertfikat kompetensi, serta pihak PLTU Rembang juga menyediakan transportasi antar jemput peserta selama pelatihan.

Diharapkan pelatihan yang dibimbing oleh instruktur kompeten dari Dinsosnakertrans ini bias sebagai bekal para pemuda desa untuk berkarya mencapai masa depan yang lebih baik. Banyak pelatihan semacam ini yang sudah diselengarakan di tahun 2015 seperti pelatihan membuat batik, pembuatan home industries, dan pembuatan kue, sehingga saat ini masyarakat telah merasakan manfaat program sustain ini.

Pada bulan Juni 2016 juga telah diselenggarakan pelatihan bank sampah untuk mengatasi masalah sampah dan pemanfaatannya di Desa Trahan, Kecamatan Sluke. Harapan adanya pelatihan Las Listrik dan Teknik Pendingin ini adalah membantu mengatasi program sosial, pengangguran, dan penyiapan generasi muda untuk bersaing di dunia kerja dengan kompetensi yang lebih baik. (ro)