24/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Sukseskan Muktamar ke 33 NU, Gus Ipul Terus Lakukan Sosialisasi

Sosialisasi Muktamar Ke-33 NU di NganjukNganjuk, KabarGress.Com – Untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke-33 Nahdatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang pada tanggal 1 – 5 Agustus 2015 mendatang, panitia daerah secara terus-menerus melakukan sosialisasi di sembilan kabupaten. “Sosialisasi terus dilakukan agar Muktamar berjalan sukses, baik sukses pelaksanaan, sukses hasil, dan sukses agar NU tetap utuh seperti yang cita-cita kiai pendiri NU,” ungkap Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat sosialisasi di Kantor PC NU Kabupaten Nganjuk, Jl. Surabaya – Madiun Dusun Jali Desa Bungur Kec. Sukomoro Nganjuk, Kamis (7/5) malam.

“Sosialisasi ini telah dilakukan di Banyuwangi, Pasuruan, Sidoarjo, Malang, Tulungagung, dan Nganjuk kali ini yang ke tujuh,” tambahnya.

Ia menjelaskan, sebagai Ketua Panitia Daerah Muktamar ke- 33 NU akan berlangsung di Kab. Jombang yang lokasinya di empat pondok pesantren yakni Pondok Pesantren Tebu Ireng, PP Tambak Beras, PP Mamba’ul Ma’ari Denanyar dan PP Darul Ulum.

Dari data yang ada, Muktamar diikuti oleh seluruh unsur NU. Utusan dari PCNU sebanyak 3.126 orang, PWNU 231 orang, PBNU 200 orang, peninjau dan pengamat 250 orang dengan total peserta mencapai total 4.007 orang. Dari jumlah tersebut, belum termasuk Panitia nasional dan daerah yang mencapai 2.000 orang dan penggembira 50.000 orang.

Gus Ipul sapaan lekatnya menjelaskan, sarana akomodasi dan tempat sidang dilaksanakan di empat PP besar seperti PP. Bahrul Ulum Tambak Beras. Ditempat ini digunakan sidang komisi Bahtsul Masail dan Bazar berkapasitas 1.400 peserta. Di PP. Mam’baul Ma’arif Denanyar digunakan untuk sidang komisi organisasi dan bazar berkapasitas 39 ruang untuk 582 peserta.

Sementara di PP Darul Ulum digunakan untuk sidang komisi program dan bazar berkapasitas 57 ruang menampun 855 peserta. Sedangkan di PP. Tebu Ireng digunakan untuk sidang komisi rekomendasi dan bazar berkapasitas 55 ruang dapat menampung 1.200 peserta. Panitia Muktamar juga memfasilitasi hotel maupun asrama kepada peserta. Tujuannya lebih mendekatkan diri kepada pendiri dan perjuangan para kiai dan ulama. Menurut Gus Ipul baru di Muktamar ke 33 ini, para peserta akan berziarah dan menapak tilas perjuangan kiai dan ulama.

Untuk pengamanan Muktamar didukung 1.000 personel anggota pengamanan dari Banser, Pagar Nusa dan CBP IPNU 1.000 personel dibantu Polri 200 personel, TNI 100 personel dan Pramuka 300 personel.

Gus Ipul menyampaikan ucapan pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari “Siapa yang bersedia mengurus NU saya anggap santriku. Barang siapa menjadi santriku, saya doakan khusnul khotimah. “Saya minta kepada seluruh anggota NU untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke 33 NU yang diadakan di Jombang,” tuturnya .

Ketua Umum PKB Muhamim Iskandar meminta agar seluruh PC NU untuk menggelorakan pelaksanaan Muktamar ke 33 NU. “Ayo kita gelorakan Muktamar ke NU, agar terjadi Demam Muktamar. Jangan sampai ada saingan-saingan yang pada akhirnya mengakibatkan perpecahan di tubuh NU,” pintanya.

“Kita gerakkan demam NU. Jangan sampai ada perpecahan. NU berlandaskan musyawarah dan mufakat. Insya Allah kita semua menjadi santri KH. Hasyim Asy’ari,” pintanya lebih lanjut.

Ketua PWNU Jatim KH Mutawakil Alallah mengingatkan bahwa NU merupakan gerakan keagamaan yang didirikan oleh KH. Hasyim As’ari dan para aulia, kiai, ada karomah dan barokah di dalamnya. Untuk menghadapi kompetisi peradaban yang terjadi di dunia. Menjadi elemen utama atau penyangga utama Civil Sociaty. “Jangan sampai ada perpecahan di dalamnya,” pesannya. (hery)

Teks foto: Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat sosialisasi di Kantor PC NU Kabupaten Nganjuk, Jl. Surabaya – Madiun Dusun Jali Desa Bungur Kec. Sukomoro Nganjuk, Kamis (7/5) malam.