02/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Harapan Pakde Karwo: BI Tingkatkan Peran TPID, Dukung Perdagangan Dalam Negeri, dan Dorong Ekonomi Syariah di Jatim

Harapan Pakde Karwo- BI Tingkatkan Peran TPID, Dukung Perdagangan Dalam Negeri, dan Dorong Ekonomi Syariah di JatimSurabaya, KabarGress.com – ​Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo menyampaikan tiga harapan kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah IV Jawa Timur Benny Siswanto yang baru saja Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan Dwi Pranoto di Ruang Singosari Lt. 5 Kantor Perwakilan BI Wilayah IV Jatim, Jumat (12/12).

Adapun harapan yang diinginkannya antara lain meningkatkan kerjasama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), mendukung peningkatan perdagangan dalam negeri, dan secara konkret mendorong ekonomi syariah di Jatim.

Ia mengatakan, peningkatan kerjasama Bank Indonesia dengan TPID merupakan hal yang penting. Karena tidak ada gunanya jika pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi diikuti dengan inflasi yang tinggi. Inflasi yang tinggi ini bisa memberatkan kelas ekonomi bawah yang jumlah mencapai 40 persen di Jatim.

Menurutnya, sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting dalam merumuskan solusi permasalahan stabilitas harga. Ini karena inflasi yang tinggi akan menyebabkan peningkatan harga secara signifikan.

“Saat ini kerjasama BI dan Pemprov Jatim sudah baik.Kerjasama BI dan TPID sangat penting dan substantif bagi pengendalian inflasi dan perekonomian di Jatim,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

​Berdasarkan BPS Jatim, laju inflasi tahun kalender (Desember 2013-Oktober 2014) Jawa Timur mencapai 3,83 persen. Inflasi year-on-year (Oktober 2014 terhadap Oktober 2013) Jawa Timur sebesar 4,57 persen, angka ini lebih tinggi dari pada inflasi year-on-year bulan September 2014 sebesar 4,13 persen. Tetapi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir inflasi year-on-year bulan Oktober 2014 merupakan inflasi terendah.

Pakde Karwo juga berharap Bank Indonesia terus mendukung peningkatan perdagangan dalam negeri. Kerjasama jaringan perbankan kita semakin bagus terutama untuk meningkatkan perdagangan antarpulau. Di Jatim, sebanyak 31,43 persen kontribusi terbesar PDRB Jatim berasal dari sektor Perdagangan, hotel, dan restoran (PHR). Sedangkan perdagangan antarpulau di Jatim surplus Rp64,47 triliun.

Selain itu, Pakde Karwo meminta keseriusan BI agar pilot project Jatim menjadi ekonomi syariah direalisasikan.Diharapkan sasaran tahun 2019 untuk mencapai 8-10 persen dapat tercapai. “Bank Indonesia mendorong ekonomi syariah di Jatim harus betul-betul ada progresnya. Dari 17 ponpes dan masyarakat lembaga keuangan non bank, baru 7 yang siap,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Hendar mengatakan, pergantian kepemimpinan ini merupakan proses dimulainya transformasi BI. BI telah meluncurkan program transformasi menuju Bank Indonesia 2024 pada bulan Oktober yang lalu. Melalui program transformasi tersebut telah menyusun arsitektur fungsi strategis dan kapabilitas BI yang diharapkan lebih maju, kuat, dan berorientasi ke depan.

Tujuannya yakni menghasilkan kebijakan yang terbaik dan menuju praktik-praktik bisnis terbaik bank sentral, serta mewujudkan visi baru BI menjadi bank sentral yang kredibel, terbaik di regional, serta memberi manfaat yang lebih bagi Bangsa Indonesia.

Lebih lanjut disampaikannya, salah satu bagian penting dalam program transformasi BI yakni penguatan peran kantor perwakilan BI di daerah. Untuk itu, BI telah membentuk empat departemen regional sebagai koordinator wilayah yakni regional Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Kawasan Timur Indonesia di Jakarta.

Selain itu, BI juga membuka kantor baru di ibukota provinsi dan kabupaten/kota yang menjadi driver bagi perekonomian daerah. Sebagai contoh, BI telah membuka kantor perwakilan BI Papua Barat di Manokwari, kantor perwakilan BI Bangka Belitung di Pangkal Pinang. Pada tahun 2015, BI berencana membuka kantor perwakilan di Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jawa Timur Benny Siswanto dilantik oleh Deputi Gubernur BIHendar. Sebelumnya, Benny Siswanto merupakan Kepala Perwakilan BI Wilayah III Bali dan Nusa Tenggara. (hery/ro)