24/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo: Kesadaran Masyarakat Jatim Laporkan KDRT ke Kepolisian Tinggi

Pakde Karwo- Kesadaran Masyarakat Jatim Laporkan KDRT ke Kepolisian TinggiSurabaya, KabarGress.com – Kesadaran masyarakt jatim akan pentingnya masalah perlindungan, maka setiap ada atau terjadi masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami oleh setiap warga pasti langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Untuk itu, jumlah atau tabulasi angka perceraian akibat KDRT di jatim tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur jatim Dr. H. Soekarwo seusai menghadiri acara Pelantikan dan Sumpah/janji Pimpinan DPRD Prov. Jatim di Gedung DPRD Prov. Jatim Jl. Indrapura Surabaya, Kamis (2/10) siang.

Menurut Pakde Karwo sapaan lekat Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, sebenarnya tabulasi angka yang ada di Surya itu harus dibalik dan dirubah. Karena yang ada itu sebetulnya adalah masyarakat jatim itu sudah sadar akan hukum, makanya setiap ada KDRT di setiap rumah tangga pasti segera di laporkan ke pihak kepolisian.”  Sementara itu, di daerah lain belum tentu seperti itu, mungkin mereka takut dan belum mengerti bagaimana sebenarnya yang harus mereka lakukan kalau ada KDRT,” tegasnya.

Oleh karena itu, dalam membina rumah tangga harus dibangun dengan budaya atau kultur yang kita miliki yaitu bagaimanapun jeleknya seorang suami itu tetap yang menjadi kendali atau kepala Rumah tangga adalah suaminya bukan istrinya. Atau yang lebih dipertegas lagi adalah walaupun gaji istri lebih tinggi dari suami atau keduduk istri di kantor lebih tinggi dari suami, di rumah istri tetap sebagai ibu dari anak-anaknya dan eyang dari cucunya. Karena yang menjadi kendali dalam rumah tangga adalah suami.

“Namun demikian, jangan lupa bagi seorang suami yaitu meletakkan  posisi seorang istri dalam rumah tangga dengan baik dan benar. Yaitu dengan  memberikan atau menempat perempuan pada posisi penting dalam keputusan keluarga,” jelasnya.

Ditambahkan, berilah ruang atau tempat untuk istri bisa aktif di bidang sosial, namun disis lain istri tidak boleh lupa dan harus tetap focus pada kedudukannya di rumah yakni dia sebagai ibu yang baik bagi anak-anaknya serta sebagai istri pendamping suami yang setia dan mengerti akan kodratnya.

Yang paling penting dan harus bisa dilaksanakan setiap hari oleh setiap keluarga adalah meluangkan waktu satu kali dalam sehari yaitu waktu sore hari usahakan bisa berkumpul untuk makan malam bersama. Karena di acara amakan malam inilah waktu yang paling tepat untuk berkomunikasi antara ibu, bapak dan anak-anaknya.” Tujuannya, agar mereka tidak merasa sepi di tempat yang ramai dan mereka juga bisa meresakan di tempat yang sepi itu sebenarnya ramai,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan DPRD prov jatim yang dilantik dan disumpah  oleh Kepala Pengadilan Tinggi Prov. Jatim untuk masa jabatan 2014 -2019 adalah Aji Abdul Halim Iskandar,MPd, sedang wakil-wakilnya adalah Karnadi,SH,MHum, Ir. Hadi Cucuk Sunaryo,MM, Drs. H. Akhmad Iskandar,MSi dan yang terakhir adalah DR. H. M. Soenaryo,MSi.

Ikut hadir dalam pelantikan itu antara lain Konjen Jepang, Forpimda jatim, Ketua KPU dan Bawaslu Prov. Jatim, sekdaprov. Jatim serta Kepala SKPD Prov. Jatim. (eri)