13/01/2023

Jadikan yang Terdepan

Kepala BIN: Pembangunan AMN “Proyek” Bersama Bangsa

Teks foto: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan gedung Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya

Surabaya, kabargress.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Gedung Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya pada Selasa (29/11/2022).

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut.

Dalam laporannya saat peresmian, Budi Gunawan mengungkapkan, AMN pertama dibangun di Surabaya sebagai “pilot project”.

“Pembangunan AMN merupakan “proyek” bersama bangsa dengan melibatkan berbagai Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov)”, ungkap Budi Gunawan.

Tujuan dari pembangunan AMN, lanjut dia, adalah menciptakan wadah untuk mempersatukan mahasiswa dari berbagai suku bangsa, bahasa, kebudayaan, dan agama yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dari berbagai perguruan tinggi.

Budi Gunawan menuturkan, pengelolalan AMN meliputi pembinaan penghuni AMN yang dilakukan oleh Kemendikbudristek melibatkan BIN, BPIP, TNI, Polri, Kemenpora, Pemprov, dan K/L terkait.

AMN akan menjadi wadah untuk mempersatukan mahasiswa dari berbagai suku bangsa, bahasa, kebudayaan, dan agama yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta dari berbagai perguruan tinggi (multi kampus). Dalam konteks ini, mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) secara afirmatif mempunyai proporsi signifikan.

“Jumlah mahasiswa OAP di AMN Surabaya adalah 165 dengan proporsi laki-laki 120 orang (72,72%) dan perempuan 45 orang (27,27%)”, jelas Budi Gunawan dalam laporannya.

Dia berharap, AMN dapat menjadi salah satu pusat lahirnya calon-calon pemimpin bangsa di masa datang yang berdaya saing tinggi, mempunyai semangat bela negara, rasa kebangsaan kuat dalam bingkai NKRI, serta setia kepada Pancasila dan Konstitusi UUD 1945. (mi)