LOS Hari ke-2, SD Muhammadiyah 4 Deklarasikan Surabaya Kota Aman dan Sekolahku Ramah Anak

Surabaya, KabarGRESS.com – Bersamaan Layanan Orientasi Siswa (LOS) Tahun Pelajaran 2018/2019 hari ke-2 di SD Muhammadiyah 4 Kota Surabaya, dilangsungkan “Deklarasi Surabaya Kota Aman dan Sekolahku Ramah Anak” bersama Dr. Ikhsan, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Selasa (17/7/2018).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Dr. Ikhsan, S.Psi, MM, meninjau secara langsung event istimewa yang sempat diliput 50 media baik cetak, elektronik serta online tersebut.

Di hadapan ratusan siswa baru, Ikhsan menanyakan langsung kepada peserta didik baru akan keberlangsungan LOS yang dijalankan Sekolah Teladan Nasional tersebut. “Apakah kalian senang dan bergembira sekolah di sini. Bagaimana sudah sarapan belum, tadi diatar orang tua kalian kan?” tanya Ikhsan yang spontasnitas dijawab serentak “senang…” oleh peserta didik baru yang memadati halaman sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Syaikhul Islam, S.HI, M. HI, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Kota Surabaya, mengatakan sekolah yang digawanginya itu sejak awal menamakan diri sebagai Sekolah Ramah Anak.

Ustadz ICOOL begitu panggilan akrabnya M. Syaikhul Islam, S.HI.,M.HI, memastikan pihaknya selalu menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi anak didiknya. Dengan begitu, anak-anak senang belajar merupakan prioritasnya.

Sejauh ini, imbuh ustadz ICOOL, institusi yang dipimpinnya itu sangat bersahabat dengan anak. Tidak ada kekerasan verbal, maupun fisik, juga tidak ada bulying selama proses pendidikan berlangsung.

“Salah satu tagline sekolah kami adalah Sekolah Ramah Anak,” imbuh ustadz ICOOL, bahwa kalau ada kekerasan pada anak di sekolah di luar sana berarti tidak memahami esensi pendidikan.

Bagi dia, kehadiran Kepala Dispendik Kota Surabaya sebagai remidnder, pengingat bagi semua steak holder para pendidik. Hendaknya pendidikan sebagai proses menjadikan. Menjadikan anak baik akhlaknya, cerdas pikirannya, dan gemilang prestasinya.

Pengakuan akan sekolah Ramah Anak, datang dari Iyen Suhesti, wali peserta didik baru. Dia mengapresiasi pihak panitia yang kreatif mendesain konsep LOS, sehingga anak-anak senang.

“Anak saya mengaku sangat senang dan gembira, pun saya melihat temannya juga demikian,” kata ibu dari Imaduddin Firdaus, peserta didik baru di lembaga kebanggan milik Muhammadiyah itu.

Orientasi siswa baru bertajuk ‘We are The Golden Generation of 21st Century: Religious, Smart, Confident ini disemarakkan berbagai penampilan baik dari siswa baru, maupun kakak tingkatnya yang tergabung ekstrakurikuler, seperti Anggar, Tapak Suci, Robotika dan lain-lain. (ro)

Leave a Reply


*