22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Ajak Partai Hanura Lindungi Rakyat Kecil

Ketum Partai Hanura Wiranto beserta istri  didampingi Gubernur Jatim Soekarwo dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf foto bersama Pengurus DPD Hanura Jatim  periode 2015-2020 yang baru dilantik di H.Surabaya, KabarGress.com – Gubernur Dr. H. Soekarwo mengajak seluruh jajaran Dewan Pengurus Partai Hanura Prov. Jatim  yang baru dilantik dan dikukuhkan  oleh Ketua Umum Partai Hanura untuk  ikut melindungi pasar rakyat dan keberadaan rakyat kecil. Pernyataan  itu disampaikan Gubernur  saat memberikan pengarahan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan  Dewan Pengurus Partai Hanura Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2015 – 2020, di Mercure Hotel Surabaya, Rabu (20/1).

Menurut Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim Soekarwo, ajakan itu tidak berlebihan sebab hal itu sudah sesuai dengan konsep partai hanura, yaitu musyawarah untuk mengambil mufakat. Ditambah lagi, Ketua Umum Hanura adalah seorang Pancasilais Sejati, selalu menjunjung tinggu kultura dan Pluralisme.

Oleh karena itu, tambahnya, Partai Hanura yang ada di Jawa Timur  mempunyai tugas penting  yaitu tugasnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim. Caranya, Partai sebagai sarana politik  ( DPRD) duduk bersama pemerintah Yaitu Gubernur dan wakil Gubernur (Eksekutif) untuk membuat Perda- perda yang dapat melindungi rakyat kecil. “ Karena hanya dengan hukumlah kita ( pemerintah) bersama-sama DPRD bisa melindungi masyarakat kecil,” tegasnya.

Dalam membuat perda, lanjutnya, hakum yang harus dilindungi adalah pasal 31 dan pasal 34 yaitu hokum untuk membela kelompok kecil. “ Jadi hukum harus kuat dan harus bersumber terhadap pembelaan yang kecil-kecil serta berkeadilan kepada yang kecil. Sebab, kalau yang kecil tidak diperjuangkan dan dibela maka keberadaan mereka akan tergilas oleh yang kuat dan besar,” jelas Pakde Karwo.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Hanura, Dr. H. Wiranto, SH, MM mengatakan, Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi  yang memberikan perhatian khusus terhadap hanura. Buktinya, acara pelantikan dan pengukuhan DPP Prov. Jatim periode 2015-2020 kali ini berliau berdua menghadiri langsung tanpa diwakilkan. Baik Gubernur Jatim Yititu Pakde Karwo dan Wakilnya yakni Gus Ipul.

“ Begitu juga dengan ketua umumnya yakni saya sendiri, saya memutuskan untuk menghadiri  langsung acara pengukuhan ini, karena acara ini ada satu keputusan penting  dan sekaligus ada historisnya dengan Partai Hanura.  Historisnya yang pertama, berdirinya Hanura tahun 2005 lalu, Jatim yang dijadikan uji coba dengan alasan jatim adalah propinsi yang agamis. Kalau di jatim bisa berhasil  di tempat lain pasti tidak ada masalah,” jelasnya.

Dan Alhamdulillah Allah meridhoi dan berhasil serta Jatim menjadi lumbung Hanura pada pemilu Pertama (I). Untuk itu, tambahnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan selalu ditekankan pada semua dewan pengurus (DPP) maupun DPC Kab/ Kota dimanapun mereka berada. Yaitu Negara bisa hadir ataupun ada itu karena proses politik, sebab politik itu mulia. Dan politik itu tidak jahat dan jelek, karena politik itu sebenarnya adalah alat untuk memperjuangkan nasib rakyat.

Untuk itu, lanjutnya, kalau menjadi pejabat jangan lupa sama rakyatnya terutama rakyat kecil, karena disanalah kita berasal untuk perhatikan nasib mereka sebaik mungkin agar cita- cita luhur nenek moyang kita yang telah gugur bisa tercapai.

Ikut hadir dalam acara itu antara antara lain, Wagub Jatim Drs, Saifullah Yusuf, anggota DPRD jatim dari Partai Hanura dan Ketua DPC serta  anggota partai hanura se Jatim. (hery)