22/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Paranormal Nilai Mujiaman Cocok Maju Pilwali Surabaya, Laksanakan Laku Spiritual Ini

Ki Sabdo Jagad Royo

Surabaya, KabarGRESS.com – Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman Sukirno, santer dikabarkan ingin maju ke Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya sebagai calon wakil wali kota. Mujiaman pun aktif mendatangi acara-acara partai, bahkan Mujiaman secara terbuka menyampaikan dukungan kepada Calon Wali Kota Machfud Arifin.

Paranormal Ki Sabdo Jagad Royo pun menilai Mujiaman sosok yang tepat maju pemilihan wali kota Surabaya. Paranormal yang mengklaim ”menjaga” prosesi pelantikan Jokowi pada 2019 dengan mengerahkan makhluk alam gaib tersebut menyebut Mujiaman bisa saling melengkapi dengan Machfud Arifin.

“Dari sekian nama yang saya dengar, nama Pak Mujiaman itu sudah klop menurut penerawangan saya,” lanjut Ki Sabdo.

Paranormal tersohor itu menjelaskan, Machfud Arifn lahir dengan weton Selasa Kliwon kriteria punya pergaulan luas. “Pria yang dilahirkan pada Selasa Kliwon itu dalam ilmu kejawen, diapit keris telanjang. Artinya, mudah tersinggung, tapi pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, meski sedikit urakan. Tapi, orang yang bertanggung jawab,” kata Ki Sabdo.

Dia memaparkan, ada istilah ”sumur sinaba”, yang artinya orang tersebut mempunyai wawasan luas, menjadi sumber orang mencari ilmu. “Waktunya disebut wuku Dukut. Ditandai dengan burungnya Ayam Alas. Menandakan disenangi orang berpangkat,” lanjut Ki Sabdo.

Jadi, lanjut Ki Sabdo, sangat klop jika Macfud Arifin maju di Pilwali didampingi orang yang punya weton penyabar untuk mengimbangi tingkat emosi Machfud. Sosok penyabar itu adalah Mujiaman Sukirno.

“Pak Mujiaman itu sudah klop. Selain penyabar, Pak Mujiaman punya strategi dalam hal manajemen. Kalau ketemu pak Macfud, itu pas. Sama sama cerdas. Sama sama punya trik dengan cara cara yang berbeda. Sama sama dari asal usul weton yang baik,” lanjutnya.

Meski demikian, Ki Sabdo Jagad Royo menegaskan, weton baik belum tentu bernasib baik. Ada beberapa rintangan yang menghalangi duet Machfud-Mujiaman.

“Rintangan pasti ada, apalagi mereka dari pejabat. Mungkin, mereka sudah terbiasa menangani rintangan. Tapi, ini politik, punya rintangan yang berbeda. Secara spiritual, godaan dan halangan sangat luar biasa. Penyelesaiannya harus juga secara spiritual,” jelasnya.

Dari penerawangan Ki Sabdo, duet Macfud dan Mujiaman bisa melalui rintangan rintangan yang di luar nalar dengan sejumlah laku spiritual.

“Ada laku spiritual yang harus dilakukan. Zaman memang sudah berubah milenial. Tapi, jangan lupa faktor X juga selalu ada. Saya akan bantu. Saya sudah siapkan laku spiritualnya, silakan diikuti,” ujar Ki Sabdo.

Seperti ramai diberitakan, Mujiaman muncul di acara Harlah PKB di kantor PKB Surabaya, Sabtu (1/8/2020), yang juga didatangi Machfud Arifin. Mujiaman memberikan sambutan dan secara terus terang mendukung Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya periode 2021-2025. (Ist)