PERGANTIAN TAHUN PEMUDA REJOAGUNG GELAR DOA BERSAMA

KabarGress.com , JEMBER – Masyarakat pemuda desa Rejoagung kecamatan Semboro kabupaten Jember Jawa Timur yang notabene 99 prosen agama Nasrani melakukan doa pergantian tahun 2018 ke 2019.

Dikatakan Pendeta Greja Kristen Jawi Wetan (GKWJ) Rejoagung Suwito acara pergantian tahun dikemas dengan temu kangen pemuda yang senior dengan pemuda yang yunior .

Artinya mereka yang senior selepas pendidikan setingkat SMA mereka menuntut ilmu di kota sementara yang yunior masih berada di desa, dengan sekmen ini diharapkan kebersamaan pemuda menjadi motivator kemajuan desa Rejoagung.

Acara pemuda ini Jumlah pastinya tidak bisa disampaikan pendeta sebab semua pemuda yang ada di desa ini akan hadir utamanya mereka yang dari perantauan.

“Lima menit menjelang pergantian tahun dilakukan semacam motivasi dari pendeta dan melakukan doa bersama menjelang pergantian tahun. Sebagai tanda bunyi lonceng disuarakan sebanyak dua belas kali memasuki tahun baru”, kata pendeta saat ditemui di rumah dinasnya. Senin (31/12).

Dalam pergantian tahun sebagai kebiasaan pemuda keliling desa yang diawali dengan bunyi petasan kembang api, dengan tumpukan harapan sebagai pendeta Suwito agar kreativitas itu tumbuh baik beribadah, organisasi, bermasyarakat dan lainnya.

Suwito menjelaskan ibadah tahun baru dipastikan yang hadir diatas angka 1.000 orang karena masyarakat desa Rejoagung yang berada atau bekerja di luar kota mudik natal dan tahun baru, momen ibadah tahun baru di sebagi wadah bertemu antara jamaat yang satu dengan yang lainnya.

Pihaknya selaku pimpinan agama di Rejoagung meminta masyarakat meningkatkan ibadah dan toleransi, indahnya perbedaan keyakinan tidak merusak rasa hormat menghormati. (fen)

Leave a Reply


*