Belajar Pangan Sehat dari Profesor Jepang

Surabaya, KabarGRESS.com – Data survei yang dilakukan sebuah asuransi global Cigna pada tahun 2015, kesadaran dan pemahaman gaya hidup sehat masyarakat Indonesia menempati posisi terakhir dari total 11 negara yang disurvei, dengan skor 49,3 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya hidup sehat di Indonesia masih butuh ditingkatkan. Guna meningkatkan angka kesadaran dan pemahaman tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FTP UKWMS) telah memprogramkan keunggulan penelitian teknologi pangan berbasis komoditas lokal dengan mengarahkan pada manfaat kesehatan melalui inovasi formulasi dan pengembangan produk pangan.

“Hal ini karena masih banyak komoditas lokal yang belum dikembangkan secara maksimal maupun belum dipahami secara mendalam keterkaitannya dengan kesehatan,” ujar Dr. Paini Sri Widyawati ST., M.Si selaku Wakil Dekan II FTP UKWMS. Selain itu, bersama dengan Pusat Penelitian Pangan dan Gizi (PPPG), dan dengan memanfaatkan keberadaan Integrated Health Science Education Program di UKWMS maka kesempatan berdialog, diskusi, dan kuliah tamu bersama para pakar teknologi pangan internasional selalu diupayakan.

Kali ini, dengan menghadirkan Prof Takuya Sugahara, Ph.D dari Ehime University, Jepang UKWMS berharap mendapatkan tambahan wawasan dalam memantapkan bidang penelitian unggulan. Selain itu, acara yang dikemas sebagai kuliah tamu ini sekaligus menjadi ajang pengayaan materi pembelajaran di luar kurikulum. Prof. Sugahara selama ini telah menggeluti bidang penelitian Sistem Biologi Sel, Kimia Pangan dan Gizi, Sistem Imun, juga pengaruh teh hitam dan kolagen ubur-ubur untuk kesehatan. Tak hanya itu, Prof. Sugahara juga telah menerbitkan ratusan karya tulis ilmiah dan ribuan sitasi dari karya-karya penelitiannya.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menunjukkan bahwa Teknologi Pangan merupakan faktor utama untuk mencapai tingkat kesehatan melalui tindakan pencegahan. Pangan dan kesehatan telah teruji saling berkaitan dan berperan penting dalam pengelolaan kesehatan masyarakat secara preventif. Kemajuan di bidang life science/bioscience telah menguatkan peran pangan dalam memodulasi sistem imun, dan sistem kontrol kesehatan lainnya. (ro)

Leave a Reply


*