KETUA SRIKANDI HANURA SIDOARJO ,UMI HAJAH SRI WULANDARI : PERJUANGAN RA. KARTINI PATUT DITELADANI

Sidoarjo , KabarGress.com –  Untuk mengetahui lebih detail sosok pejuang emansipasi wanita , Ketua  Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Srikandi Hanura Kabupaten Sidoarjo, Umi Hajah Sri Wulandari Agung Subroto lengkap bersama seluruh pengurusnya nonton bareng (Nobar ) film Kartini, dibioskop Sun City , jl. Pahlawan Sidoarjo, Kamis sore ( 27/4/2017)

Menurut Umi Hajah Sri Wulandari, alur ceritanya mulai awal hingga akhir , cukup menarik serta dapat menginsipirasi  para wanita . “ Kisah perjuangan yang dilakukan Ibu kita Kartini sangat menginspirasi kita,” aku Hajah Sri Wulandari Agung Subroto yang lekat disapa Umi Ndari , usai nobar, di Resto Handayani.

Raden Ajeng (RA) Kartini lahir di Jepara 21 April 1879 ini, semangat juangnya menurut Umi Ndari menjadi teladan para wanita. Sebab, berkat perjuangan yang dilakukan  Kartini kala itu, status serta kedudukannya dalam kehidupan berbangsa, bernegara sejajar dengan kaum pria . “ Wanita masa kini tanpa harus mengilangkan kodratnya , telah mampu berkarya di hampir semua bidang, baik swasta maupun di pemerintahan,” tutur Umi Ndari.

Termasuk untuk memperoleh hak pendidikan.  Pendidikan ujar Umi Ndari merupakan usaha yang dikembangkan oleh RA Kartini masa itu  dengan sekuat tenaganya. Bahwa usaha pendidikan ini secara eksplisit ditujukan ke arah kaumnya, yaitu kaum perempuan, membuat usahanya ini punya makna sangat fundamental, lebih-lebih jika dilihat dalam rangka situasi kehidupan perempuan ketika itu.

Usaha pendidikan perempuan yang dipelopori dan dikembangkan RA . Kartini , secara esensial, membantu kaum perempuan mengambil keputusannya sendiri, menentukan langsung derajat kebebasannya. Sebab, ada-tidaknya kebebasan bukanlah fungsi dari ada-tidaknya kesempatan memilih, tetapi bergantung ada-tidaknya kemampuan orang untuk mengambil sendiri keputusan yang pada satu ketika harus dilakukannya.

Disini ujar Umi Ndari sebenarnya makna dari usaha pendidikan perempuan yang dikembangkan  RA. Kartini , tak hanya berdasarkan pembangkitan kebiasaan membaca, menulis, dan belajar secara teratur. Makna itu jadi lebih besar dan menentukan bagi jalannya kehidupan kaum perempuan meningkatkan kemampuannya mengambil keputusan dan melalui kemampuan itu meningkatkan derajat kebebasannya.

Kebebasan dalam arti mampu mengambil sendiri keputusan yang harus diambilnya, dan tak diambilkan orang lain di luar dirinya-apakah itu orang tua ,  atau suami. Artinya, wanita harus bisa mandiri.

“ Pesan yang telah kita tangkap dari alur film perjuangan Ibu Kartini, adalah soal pendidikan bagi kaum perempuan.  Makna pendidikan bagi kaum perempuan yang dipelopori dan dikembangkan  RA Kartini menginspirasi kita untuk dapat kita tauladani. Dan ilmu itu bisa kita peroleh dimana saja, selain disekolah bisa dengan gemar membaca, bersosialisasi, berdiskusi dan berkumpul bisa menambah wawasan kita sebagai perempuan. Intinya, sejarah perjuangan RA Kartini, harus mampu mensupporting kita para perempuan menjadi kuat dan mandiri,” pungkas Umi Ndari. ( hery)

 

 

 

 

 

Leave a Reply


*