05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Kanwil DJP Jatim I Kian Bersinergi dengan Media

JpegSurabaya, KabarGress.com – Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim I semakin meningkatkan kerjabareng dengan kalangan media untuk menyosialisasikan segala hal terkait pajak. “Kami berharap ke depan hubungan dengan media akan membantu membangun opini publik yang positif sehingga berdampak nyata meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak,” ungkap Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jawa Timur I, Teguh Pribadi Prasetya, di sela-sela acara Pra Media Gathering Perpajakan di Surabaya, Selasa (29/9/2015).

Selama ini, menurut Teguh, pihaknya mengaku sangat heran karena berita-berita terkait perpajakan dianggap kurang seksi kalangan media massa. “Pajak menjadi sistem pertahanan bukan militer. Apabila perpajakan gagal, APBN gagal dan negara akan dianggap tidak mampu menjalankan fungsinya. Dan yang paling penting diketahui masyarakat, pajak merupakan komitmen bersama dan telah diatur dalam UU Pasal 23 A UUD 1945,” tandasnya.

Karenanya, Kanwil DJP Jatim I meminta kalangan media massa baik media cetak, radio, televisi, serta online mendukung setiap kegiatan Kanwil Pajak. “Segala informasi terkait pajak semoga bisa disebarluaskan agar menumbuhkan kesadaran rakyat akan taat bayar pajak,” timpalnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim, Achmad Munir, yang berkesempatan hadir di tengah-tengah acara, menyarankan Kanwil DJP Jatim I di Surabaya lebih menguatkan jalinan dengan media. PWI Jatim menilai, kantor perpajakan Jatim yang berkantor di Jl Jagir Wonokromo Surabaya tersebut kurang melakukan kerjasama dengan media dalam mengeksplorasi setiap kegiatannya.

“Selama ini, Kantor Wilayah DJP Jatim I Surabaya memang kurang melakukan kerjasama dengan media, terutama mengundang wartawan. Karena, selama ini pula kurang dalam mengeksplorasi kesadaran masyarakat dalam hal membayar pajak,” ujarnya.

Menurut Munir, Kantor Wilayah DJP Jatim I di Surabaya perlu bersinergi dengan media untuk melakukan transparasi terkait target pajaknya secara berkala. Dengan mengundang media, ia meyakini, opini publik akan terbangun dengan sendirinya terkait kinerja perpajakan. “Beberapa instansi sudah membuktikan manfaat positif bekerjasama dengan media. Alhasil, instansi yang bersangkutan mudah meraih simpati publik karena adanya eksplorasi disetiap kegiatan yang dilakukannya,” tukasnya. (ro)