25/03/2023

Jadikan yang Terdepan

Einstein Medical Bimbel Bergaransi Tidak Lulus PTN / PTS Favorit Uang kembali 110%

Surabaya, KabarGress.com – Melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit atau PTN yang diinginkan, merupakan harapan setiap pelajar dan org tuanya. Terlebih bisa lulus ke jurusan yang sangat diidam idamkan. Siswa siswi kelas 12 atau kelas 3 SMA sederajat, kini memiliki kesempatan untuk bisa memilih dan lulus ke PTN yang diinginkan. Melalui Bimbingan Belajar (Bimbel) Einstein Medical, yang menjamin 110% lulus ke PT yang diimpi impikan. 

Setelah hadir di beberapa Kota di Indonesia, untuk pertama kalinya bimbel Einstein Medical hadir di Kota Surabaya. Tepatnya beralamat di Ruko Bukit Citra Darmo R-19, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. 
Direktur Utama Einstein Medical, Dwi Hartono menjelaskan, Einstein Medical adalah bimbingan belajar spesialis masuk kuliah PTN dan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) favorit. Baik jurusan kedokteran maupun jurusan non kedokteran. 
“Khususnya untuk anak anak kelas 12 SMA. Dengan sistem belajar berbasis virtual dan non virtual. Tapi meski virtual, kami jamin kualitas belajarnya sama dengan saat tatap muka,” ujarnya, Minggu (13/2/2022). 

Dwi menyebut, jika Einstein Medical berpengalaman sebagai tempat bimbel sejak tahun 2005. Memiliki tenaga pengajar yang berkualitas dan profesional. Sehingga lulusannya berhasil kuliah di Universitas favorit, baik swasta maupun Luar Negeri. “Kami satu satunya bimbel yang memiliki program bimbingan lulus PTS dan PTN bergaransi 110 persen,” ucapnya. 

Salah satu keunggulan bimbel Einstein Medical ini adalah, tenaga pengajarnya wajib memiliki standar rata rata juara OSN atau Olimpiade Science Nasional. Serta alumni PTN/PTS favorit dengan IPK minimal 3,00. “Kami satu satunya bimbel yang memiliki sistem bayar diakhir. Dibimbing dulu sampai lulis, baru bayar kemudian,” tuturnya. 

Sementara itu, Yohannes Sutjiawan, Pemilik Einstein Medical Cabang Surabaya mengungkapkan, program khusus untuk persiapan masuk kuliah, terdapat program reguler, VIP, dan Previlege. “Untuk sistem kelas, setiap kelas maksimal 10 siswa. Sedangkan sistem privat, satu siswa satu mentor,” ungkapnya. (Ro)