06/01/2023

Jadikan yang Terdepan

PUPUK BERSUBSIDI LANGKA , MUHAMAD ANWAR KETUA HKTI TUBAN BERKATA !

Perbaikan unsur hara tanah menjadi skala prioritas dalam upaya membangun pertanian ramah lingkungan. Untuk itu penggunaan pupuk organik harus sudah mulai di galakkan.

Ketua DPC HKTI Tuban Muhamad Anwar (tengah)

KabarGress.com – MUSYAWARAH CABANG Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI) dalam rangka Penguatan dan Penataan Organisasi Dewan Pengurus Cabang ( DPC) HKTI Kabupaten Tuban , bertempat Gedung KSPKP , Minggu 23 Oktober 2022 berlangsung lancar sukses.

Hadir mendukung dan memilih 20 Pengurus Anak Cabang ( PAC) secara aklamasi Muhamad Anwar sebagai Ketua DPC HKTI kabupaten Tuban masa bakti 2021 – 2026. Turut hadir Sekretaris DPD Warsito , Bendahara DPD Aris Yuli .S , beberapa Wakil Ketua DPD , Bambang Hariyanto, Ali Mutakin, Heri Sujianto, Wakil Sekretaris Wendik Arifianto, Bidang Organisasi Kaderisasi Wiwid Ridlo, Siti Ngaisah.

Muscab di buka oleh Ketua DPD Oni Anwar Harsono diwakili Warsito Sekretaris DPD HKTI Jatim dalam sambutannya mengatakan ,ditengah pandemi Covid 19 dua tahun kemaren HKTI tetap mendorong petani tetap survive.

” HKTI di era modern ini harus mampu menjawab tantangan zaman. HKTI harus mampu menjadi bridging institusion membangun relasi ,” pesan Warsito. Petani tidak lagi bergantung pupuk kimia bersubsidi.

Warsito dalam kesempatan ini juga menyentil benih tanaman pangan yang selama ini di tanam tersebut mayoritas dari luar ,bukan produk lokal. ” Satu – satunya benih produk lokal hanya dari BCA Jember ,” tambahnya

Warsito berharap ketua DPC HKTI Tuban mampu bersinergi dengan pemerintah daerah . ” HKTI Tuban harus mampu menjadi mitra kritis Pemerintah. HKTI harus membangun visi untuk kaum tani di Tuban ,” jelas Warsito.

Muhamad Anwar sambut positif pesan Sekretaris DPD ini. Sejalan dengan pesan Warsito tersebut program Anwar pertama memperbaiki unsur hara tanah lebih dahulu dengan mengembangkan pupuk organik.

” Penggunaan pupuk organik dapat merehabilitasi kondisi tanah yang rusak. Kita sudah waktunya memakai pupuk organik , supaya kerusakan tanah dapat diperbaiki. Penggunaan pupuk organik berarti mengembangkan pertanian ramah lingkungan ,” ujarnya.

Kabupaten Tuban memiliki lahan pertanian , 183.994,562 Ha yang terdiri lahan sawah seluas 54.860.530 Ha dan lahan kering seluas 129.134.031 Ha. Jenis tanaman pangan berupa .Padi -Gabah Kering Giling , Jagung–Pipilan kering ,Kedelai–Biji kering , Kacang tanah–Biji kering ,Kacang hijau–Biji kering ,Ubi kayu–Umbi basah ,Ubi jalar–Umbi basah

Keluhan petani kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi di musim tanam saat ini. Pupuk langka kios desanya banyak yang kosong tegas Anwar ke depan tidak perlu terjadi. Maka pupuk organik solusi yang mampu memecahkan kesulitan yang di hadapi petani.

Terkait pupuk organik ini Muhamad Anwar pelatihan organik kepada petani anggota HKTI . ” Petani harus sudah mulai beralih menggunakan pupuk organik ,” tegasnya.

Program Muhamad Anwar terkait penggunaan pupuk organik ini sejalan Bupati Aditya Halindra yang menekankan petani milenial agar terus berinovasi di bidang pertanian dan pengembangannya, termasuk penggunaan pupuk organik untuk merawat kesuburan tanah. (Ery)