17/04/2021

Jadikan yang Terdepan

DINKES TEMUKAN TAKJIL GUNAKAN BAHAN BERBAHAYA

Tulungagung, KabarGress.com – Dinas Kesehatan ( Dinkes) temukan takjil menggunakan bahan berbahaya . Pelaku usaha nya di peringatkan.

” Kita temukan menu takjil gunakan bahan berbahaya ,” kata Kepala Dinkes dr. Kasil Rokhmat di konfirmasi lewat Masduki , Kasi Farmasi pengawas takjil Dinkes , Jumat (16/4/21).

Dalam menjaga menjaga kesehatan masyarakat momentum bulan puasa Ramadhan ini Dinkes melakukan pengawasan pembagian makanan takjil. Pengawasan tersebut menurut Masduki untuk memastikan takjil itu aman ,tidak memakai bahan berbahaya.

” Pengawasan makanan takjil yang di beredar di pastikan harus layak untuk di konsumsi sesuai diatur dalam peraturan Undang Undang nomor 23 tahun 2014 dan PP nomor 86 tahun 2019, “ucapnya

Menurut Masduki ada empat jenis kandungan zat berbahaya pada makanan diantaranya cecek ,sate, kerupuk puli, kerupuk goreng pasir dan di es sirup.

Rhodamin, pormalin, boraks bahan berbahaya tidak dibolehkan diolah di makanan. ” Dilarang gunakan bahan berbahaya karena dampaknya bisa menimbulkan penyakit kanker dalam jangka waktu yang cukup panjang ,” tambah Masduki.

” Sampel sudah kita ambil dari beberapa titik Desa Gedangan, Ringinpitu, Kelurahan Jepun, Kepatihan terdapat 31 jenis takjil unsur boraks,” katanya.

Kepada pelaku usaha tidak di kenakan sanksi cukup di berikan pembinaan . Masduki mengingatkanbpelaku usaha kuliner harus mematuhi ketentuan yang ada. Makanan yang dijual harus kondisi layak aman untuk di konsumsi.

Bagi pelaku usaha bila kedapatan membandel menambah zat bahan berbahaya pada makanan ada sanksi berat berupa ancaman pidana hukuman lima tahun.

Namun begitu untuk menggeliatkan usaha kecil mikro Dinkes akan melakukan pembinaan serta mendorong tetap semangat jalankan usahanya di tengah Pandemi Covid 19. ( Adn )