Komisi A Dorong Pengusaha Reklame Bantu KPU Sosialisasi Pilwali

Ketua Komisi A, Hj. Pertiwi Ayu Krishna

Surabaya, KabarGress.Com – Dalam rangka  mensukseskan terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya, Komisi A DPRD Kota Surabaya mendorong para pengusaha reklame untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya untuk sosialisasi Pemilihan Walikota Surabaya.

Ketua Komisi A, Hj. Pertiwi Ayu Krishna mengatakan, agar masyarakat lebih paham dan meningkatkan partisipasi jumlah pemilih, diperlukan juga sosialisasi Pilwali Kota Surabaya melalui media bilboard atau reklame, jika perlu pake videotron.

“Komisi A mendorong pengusaha reklame untuk membantu KPU detik-detik jelang Pilwali, dimana bilboard  dipasang sosialisasi Pilwali Kota Surabaya.”ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD kota Surabaya, Kamis (5/3/2020).

Ia menjelaskan, dengan pemasangan sosialisasi Pilwali di reklame bisa membantu KPU mensukseskan jalannya pesta demokrasi di Surabaya. Misalnya, konten reklame berisi kapan Pilwali dilaksanakan, dan siapa saja calon Walikota dan Wakil Walikotanya.

Selain itu, pemasangan reklame sosialisasi Pilwali di tiap lampu merah penyebrangan, agar para pengendara juga bisa melihat dan mengerti kapan Pilwali dilaksanakan. 

“Soal sosialisasi Pilwali di lampu merah, karena Komisi A ingin membantu KPU Kota Surabaya agar Pilwali berjalan sukses, maka dalam waktu dekat Komisi A juga akan koordinasi dengan Dishub Kota, dan Asosiasi Perusahaan Reklame Surabaya.”terangnya.

Lebih lanjut Srikandi Partai Golkar Surabaya ini mengatakan, Komisi A rencananya akan memanggil Dishub Kota Surabaya, pengusaha reklame, dan KPU pada pekan depan yaitu, hari Selasa tanggal 10 Maret 2020, untuk membahas hal tersebut.

Saat ditanya dengan sosialisasi via reklame apakah bisa mendongkrak jumlah partisipasi jumlah pemilih, Bunda Ayu sapaan akrab Pertiwi Ayu Krishna mengatakan, jelas sangat mendongkrak jumlah partisipasi pemilih. Karena selama pemilu atau Pilkada, masyarakat terbilang masih minim untuk berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Dengam sosialisasi menggunakan reklame bisa mendongkrak jumlah pemilih dari misal sebelumnya hanya 30%, bisa melonjak 80 hingga 90%. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat ayo kita sukseskan Pilwali Surabaya, dan jangan golput.”ungkapnya. (Tur/Adv)

Leave a Reply


*