Pameran Foto Tohoku Through the Eyes of Japanese Photographers

Surabaya, KabarGRESS.com – Tohoku merupakan wilayah yang terletak di sisi timur laut pulau Honshu, Jepang. Di balik kondisi cuaca yang cenderung dingin, Tohoku menyimpan keindahan alam yang begitu banyak seperti gunung, hutan, sungai, dan Iautan. Di era Jomon, yang disebut dalam mitologi Jepang sebagai era terbentuknya negara Jepang, Tohoku disebut sebagai wilayah pusat terjadinya aktivitas spritual.

Tercatat juga bahwa kerajinan tangan tembikar sudah berkembang di Tohoku sejak 15.000 tahun yang lalu. Sayangnya, sejak kegiatan politik Jepang dipusatkan di Nara dan Kyoto pada tahun 1800an, perkembangan wilayah ini tidak sepesat sebelumnya.

Pameran foto Tohoku Through The Eyes of Japanese Photographers menampilkan puluhan keindahan alam, masyarakat, serta relik peninggalan era Jomon di Tohoku yang diambil oleh 10 fotografer Jepang dalam rentang tahun 1940 hingga 2010. Tidak dipungkiri jika saat ini masyarakat global lebih mengenal Tohoku dengan bencana alam Tsunami yang menimpanya tahun 2011 silam.

“Melalui pameran foto ini Japan Foundation berharap masyarakat global juga dapat mengenal lebih baik Tohoku dengan berbagai wajahnya, jauh sebelum mengalami bencana,” ungkap Isma Savitri, Assistant Program Officer Cultural Section Japan Foundation, di sela-sela konferensi pers di Orasis Art Gallery, Senin (19/3/2018).

Pameran Tohoku Through The Eyes of Japanese Photographers merupakan rangkaian pameran keliling yang diselenggarakan oleh Japan Foundation. Dalam kesempatannya hadlr di Indonesia, pameran ini diselenggarakan di Bentara Budaya Jakarta (17-30 Januari 2018) dan Orasis Art Gallery Surabaya (19-29 Maret 2018) sekaligus menandakan sebagai acara pembuka Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang yang jatuh pada tahun 2018 ini.

Di Jakarta, rangkaian pameran ini juga dilengkapi dengan berbagai acara pendamping antara lain “Message from Aceh & Tohoku” pertunjukan dongeng tentang tanggap bencana oleh PM Toh dan Yoko Takafuji; pemutaran film dan diskusi terbuka oleh Annisa Hara, seorang filmmaker yang mengabadikan kondisi Tohoku paska bencana alam di tahun 2011 dan bagaimana kontribusi lndonesia dalam memberikan dukungan untuk pemulihan kondisi masyarakat setempat; serta diskusi terbuka program DOOR To Asia oleh Asosiasi Designer Grafis lndonesia (ADGI), sebuah program kreatif pemulihan perekonomian masyarakat yang digagas oleh Japan Foundation untuk wilayah Kesennuma, Tohoku.

Di Surabaya, pameran Tohoku Through The Eyes of Japanese Photographers diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya bekerjasama dengan Orasis Art Gallery, dengan menampilkan hampir seratus karya foto penuh makna dari Tohoku. (ro)

Leave a Reply


*