20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK BAKAL CALON WALIKOTA MOJOKERTO

Surabaya ,KabarGress.com  -Pembawaannya biasa , sederhana. Periang , juga bersahaja. Seorang profesional, pekerja keras , politisi santun  serta pebisnis sukses. Wawasannya luas , teman diskusi yang baik . Politik menurutnya adalah ruang besar  , tempat mengabdi pada masyarakat , bangsa dan negara.

Warsito , SE, MM, dia ini orangnya. Saat ini mengemban tugas sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura ) Jatim. Bagi Cak War, demikian Sekretaris DPD Partai Hanura ini akrab disapa, dimana pun berada, apapun posisinya , dimana bumi dipijak disitu langit dijinjing.

Artinya dimana pun berada apapun  status jabatan yang di percayakan harus mampu memberikan manfaat. “Sebab posisi, dan jabatan itu adalah kepercayaan. Kepercayaan itu amanah oleh karena itu harus  dilaksanakan sebaik – baiknya , “ujar Cak War.

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah , berputra dua, suami Nunung Nurwidya ini tak pernah setengah hati atau nanggung  dalam melaksanakan tugas. Dia totalitas melaksanakan amanah yang disematkan diatas pundaknya. Termasuk menjalankan tugas sebagai Sekretaris Partai Hanura Jatim.

Totalitas mengemban tugas itu komitmennya. Berkat pengabdian total , dibarengi dedikasi , semangat mengabdi” Sepi Mring Pamrih ” Rame Ing Gawe , mengkontribusi  positif keberadaan Partai Hanura Jawa Timur saat ini.

Kerja keras kerja cerdas , smart itu telah melekat dalam diri Cak War . Karena kerja keras di dukung semangat juang yang tinggi , Cak War pun sukses sebagai seorang pebisnis . Perusahaan Bongkar Muat ( PBM) Porwading yang dirintisnya sekitar 2003 silam  sampai sekarang pun tetap kokoh berdiri dan eksis.

Buah kerja ikhlas dilandasi semangat juang tanpa pamrih , saat pileg 2014  dimana kala itu menjabat Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Surabaya Cak War berhasil menghantarkan 3 kadernya duduk menjadi Anggota DPRD Kota Surabaya periode 2014 – 2019.

Ketika  disinggung keberhasilanya menghantar tiga kadernya lolos menjadi anggota legislatif, dengan setengah berkelakar Cak War menukas ,”  Biarlah itu menjadi catatan sejarah. Tapi menurut hemat saya , kalau apa yang saya lakukan itu dianggap sebagai keberhasilan harus menjadi spirit bagi saya berbuat dan bekerja lebih baik lagi ,” tuturnya.

Selain kerja keras, menghargai komitmen , menjadi  prinsip hidupnya, Cak War, selalu berupaya memberikan sumbangsih terbaik , dimanapun dengan siapa pun berinteraksi maupun bergaul. Tak heran lantaran dedikasinya Cak War, di minta oleh Dr. Bambang Sulistomo  putra Bung Tomo ,bergabung ke organisasi sosial Yayasan Jatidiri Bangsa yang di dirikannya.

 

Di Yayasan Jatidiri Bangsa Jawa Timur owner perusahaan bongkar muat di lingkungan Pelabuhan Indonesia ( Pelindo ) III Tanjung Perak Surabaya ini di daulat sebagai Wakil Ketua.

Disini jejak pengabdian Warsito ini terukir sukses.  Dia bersama koleganya di Yayasan yang bergerak membangun karakter  bangsa lewat pelbagai kegiatan , seperti laksanakan seminar , sarasehan , lokakarya . Lewat berbagai penguatan karakter  diharapkan nasionalisme , dan cinta tanah air akan mengakar kuat pada masyarakat.

Deretan amanah  di letakan dalam dirinya  itu faktanya oleh Warsito mampu ditunaikan secara baik . Kinerja Cak War, sebagai pegiat sosial di Yayasan Jatidiri Bangsa , dan Partai  Hanura Jawa Timur  direkam cukup baik oleh publik.

Nach karena referensi di atas , yang meliputi track rekord , integritas , dedikasi , esitas serta profesionalitas yang melekat dalam dirinya , Warsito di usulkan oleh Moeljono Plt Ketua DPD Partai Amanat Nasional ( PAN ) Kota Mojokerto sebagai bakal calon walikota pada Pilwali 2018 mendatang.

 

Warsito – Moeljadi Pasangan Ideal Pilwali Mojokerto

Sementara itu  Pilwali kota Mojokerto, DPD Partai Amanat Nasional ( PAN) Kota Mojokerto , dalam kerangka mengimbangi beberapa Parpol pengusung di Kota Mojokerto, mengambil langkah sedikit berbeda.

Plt. Ketua DPD PAN kota Mojokerto , Moeljadi erat kaitanya  pilwali tersebut telah banyak melakukan aktifitas turun ke bawah, menemui masyarakat akar rumput, tokoh masyarakat, pemuda , berbagai pihak, termasuk partai politik.

Intinya di masyarakat ada aspirasi yang menghendaki dalam pilwali 2018 nanti Partai pengusung menampilan figur  atau tokoh baru , yang mampu membawa perubahan bagi kota Mojokerto maju , masyarakatnya bisa usaha dan kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan.

Atas dasar aspirasi yang berkembang ditengah –tengah masyarakat kota Mojokerto tersebut , DPD PAN kota Mojokerto , memohon DPW dan DPP PAN untuk memberikan Surat Keputusan / Rekomendasi kepada Saudara Warsito , SE, MM, yang saat ini mengemban tugas sebagai Sekretaris DPD Partai Hanura Jatim, dan kepada saudara Moeljadi , Plt. Ketua DPD PAN kota Mojokerto, Ketua DPRD Kota Mojokerto , periode 2009 – 2014 sebagai Bacawali dan Bacawawali .

Figur Warsito – Moeljadi , merepresentasikan dua kekuatan dengan latar belakang berbeda, bakal mampu mengimbangi maneuver Partai lain. Seperti Golkar, misalnya. Partai Golkar bakal menjadi salah satu partai pengusung adik Bupati Mojokerto Ika Puspitasari alias Ning Ita di Pilwali kota Mojokerto tahun 2018 mendatang.

Partai berlambang pohon beringin ini berambisi menyandingkan kadernya Suyitno sebagai wakil Ning Ita. Sebagaimana dilansir  media   Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto Sonny Basoeki Rahardjo , menerangkan  rekomendasi DPP partainya diberikan untuk Ning Ita.

Sedangkan Suyitno ,Ketua Dewan Penasehat DPD Golkar yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Mojokerto direkomendasikan sebagai wakil Ning Ita. Hal sama dilakukan PKB. PKB juga  ingin mengusung kadernya sendiri dalam Pilwali Kota Mojokerto 2018 nanti. Saat ini penjajakan koalisi dengan partai lain terus dilakukan untuk memenuhi syarat suara partai pengusung.

Sedangkan Ketua DPC PKB Kota Mojokerto Achmad Rusyad Manfaluti dan Ketua PDIP Febriana Meldyawati seperti di tulis media , sepakat mengusung kader internalnya. Hasil rapat internal PKB , sepakat mengusung Junaedi Malik, kader PKB yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto sebagai calon wali kota di Pilkada 2018. Hal itu juga menjadi instruksi dari DPW PKB Jatim.

Sinyal yang sama muncul dari PDIP. PDIP  yang menjadi partai pemenang Pileg 2014 di Kota Mojokerto memberikan sinyal siap bertarung dengan partai koalisi yang dibangun adik Bupati Mojokerto,  Ning Ita. Partai berlambang banteng moncong putih itu bakal mengusung petahana di pilwali 2018.

Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto Febriana Meldyawati mengatakan, partainya telah melakukan penjaringan sendiri terhadap bakal calon wali kota maupun wakil wali kota yang akan diusung dalam Pilkada 2018. Itu menyusul perolehan kursi PDIP pada Pileg 2014 yang lebih dari cukup untuk mengusung calon sendiri di Pilwali Mojokerto, yakni 6 kursi.

PAN Kota Mojokerto yang pileg 2014 memperoleh  4 kursi , untuk pilwali 2018  berkomitmen mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus  mengakomodir aspirasi yang muncul dari masyarakat. Sebab, masyarakat kota Mojokerto menginginkan sosok pemimpin baru . Warsito,berdasar pengamatan panjang dilakukan PAN Kota Mojokerto, adalah figur yang tepat . Pasalnya, Warsito adalah figur yang tepat dan dianggap  mampu menjawab ekspektasi warga kota Mojokerto. ( hery)

 

Teks foto : 1 Warsito, SE, MM

Teks foto : 2 Warsito bersama Ayahandan ,Ibunda , istri dan kedua putranya

Teks foto : 3 Warsito, bersama Ny. Nunung Nurwidya,( Istrinya)