Sukseskan Program E-Toll, PLN Jatim Siapkan Dua Penyulang

Surabaya KabarGRESS.com – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan dua penyulang dalam mendukung program pembayaran tol elektronik. Hal itu dilakukan untuk menjamin pasokan dan kehandalan jaringan listrik saat penerapan program tersebut.

Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, menjelaskan dua penyulang tersebut diterapkan untuk mengantisipasi jika ada pemeliharaan atau perbaikan, sehingga ada cadangan yang bisa digunakan agar tidak mengganggu jaringan listrik.

“Makanya untuk jaringan jaringan yang menuju alat-alat itu (E-Toll​, red), kita bekerjasama dengan pengelola. Ada dua penyulang, ketika kita akan memelihara penyulang yang satu, maka sudah disiapkan penyulang yang lain untuk memback up,” jelas Pinto, Jumat (13/10/2017).

Namun Pinto tidak menampik, jika ada hal-hal yang memungkinkan menganggu kedua penyulang tersebut sehingga diharapkan pengelola jalan tol, dalam hal ini PT Jasa Marga (Persero) juga menyiapkan pembangkit listrik alternatif, seperti Genset.

“Kita sudah menghimbau untuk menyediakan genset-genset sendiri untuk mengcover ketika ada pemeliharaan dari PLN. Namun demikian seperti yang saya katakan, kita menyediakan dua penyulang untuk kelangsungan listrik di daerah-daerah pintu-pintu tol itu,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PT Jasa Marga (Persero) Cabang Surabaya – Gempol, Ir. Teddy Rosady, mengatakan sejak diterapkan pembayaran tol elektronik sejak 1 Oktober 2017 secara bertahap, pihaknya belum mendapatkan kendala terkait jaringan listrik.

“Untuk mengatasi mati lampu, kita sudah menyiapkan genset dan bekerjasama dengan UPS (perusahaan power supply, red),” ungkap Teddy.

Seperti diketahui, pemberlakuan pembayaran tol elektronik diterapkan dalam empat tahap. Tahap pertama sejak 1 Oktober diterapkan pada pintu gerbang tol Satelit, Gunung Sari, dan ruas Kejapanan – Gempol.

Tahap kedua, 10 Oktober diberlakukan pada gerbang pintu tol Banyu Urip dan Dupak. Lalu tanggal 17 Oktober akan dilakukan pembayaran elektronik di gerbang tol Waru, kemudian nanti tanggal 24 Oktober pembayaran elektronik akan berlaku di gerbang tol Sidoarjo. (ro)

Leave a Reply


*