02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Pemprov Jatim Siap Duplikasi Kesuksesan Kopwan SBW

Gus Ipul menerima penghargaan dari kopwan SU Setia Budi  Wanita menjadi anggota kehormatanGus Ipul bersalaman dengan para anggota Kopwan SU Setia  Budi WanitaMalang, KabarGress.com – Pemprov Jatim siap untuk melakukan duplikasi kesuksesan Koperasi Wanita (Kopwan) Setia Budi Wanita (SBW). Ini penting karena koperasi SBW mampu menerapkan manajemen koperasi dengan benar dan disiplin. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf saat membuka Rapat Anggota Tahunan Kopwan Serba Usaha SBW Jatim tahun 2014, di Jl. Raden Intan No. 108, Malang, Kamis (26/3).

Ia mengatakan, nantinya konsep Koperasi SBW akan diterapkan pada lingkup yang lebih kecil misalnya di desa dan RT RW nya, dan omsetnya tidak harus sebanyak Koperasi SBW. Syarat keberhasilan sebuah koperasi adalah pelaksanaannya sesuai manajemen dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang sudah dibuat. “Koperasi SBW ini mampu menepis anggapan miring orang kebanyakan bahwa koperasi itu kuno dan serba kurang, disini serba lebih. Kuncinya adalah pengelolaan yang baik dan didukung konsep gotong royong,” terang Gus Ipul sapaan lekat Wagub.

Menurutnya, produk jasa keuangan seperti Koperasi SBW akan mampu bersaing dalam era globalisasi. Karena melalui koperasi pembeli juga termasuk pemilik, dan konsumen sekaligus produsen. Jika bisnis koperasi seperti minimarket-minimarket semakin diperbanyak di semua pelosok, maka dengan sendirinya akan menggeser minimarket milik asing. “Jika pembeli dilibatkan sekaligus sebagaI pemilik, laba yang diperoleh akan dikembalikan lagi pada konsumen. Saya yakin anggota koperasi akan semakin banyak. Dampaknya ekonomi masyarakat bisa meningkat dan bisa menggantikan minimarket asing yang menguasai Indonesia sampai saat ini,” jelasnya.

Terkait koperasi yang tidak sehat, lanjutnya, Pemprov Jatim bahkan telah memiliki klinik di Dinas Koperasi yang bertugas untuk menyehatkan koperasi kembali. DarI 30.741 unit total koperasi di Jatim ada sekitar 20% koperasi yang tidak sehat. Walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak, namun itu merupakan PR besar Pemprov Jatim utamanya Dinas Koperasi. “Jatim merupakan satu-satunya propinsi di indonesia yang memiliki klinik koperasi,” imbuhnya.

Ia menambahkan, program kopwan juga terus dilanjutkan untuk koperasi yang berhasil ditambah modalnya menjadi dua kalinya, jumlah yang telah dibantu sekitar 4.000 kopwan. Saat ini juga dikembangkan bantuan untuk kopwan fungsional berupa majelis-majelis taklim yang berjumlah sekitar 2.000, bantuannya sebesar Rp25 juta. Bagi majelis taklim yang belum memiliki koperasi juga akan terus didorong untuk segera membentuk koperasi. “Total anggota koperasi di Jatim sekarang ini mencapai 3 juta orang dengan aset Rp1 trilyun. Dengan terus bertambahnya anggota koperasi maka jumlah aset koperasi di Jatim akan terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Koperasi Sbw Sri Untari Bisowarno menyampaikan, jumlah anggota Koperasi Sbw saat ini mencapai 9.562 orang dengan aset sampai dengan Pebruari 2015 mencapai Rp71 milyar. Dari total aset yang dimiliki tersebut hanya 15% komposisi modal luar, sisanya murni modal dari dalam anggota koperasi sendiri. “Saya sangat bangga dengan pencapaian Koperasi SBW saat ini dengan anggota hampir 10 ribu orang, bisa membuktikan bahwa melalui kopwan ekonomi keluarga mampu meningkat. Bahkan pegawai yang bekerja disini cukup bangga kantor baru Koperasi SBW sekarang ini,” tukas Untari begitu biasa ia disapa.

Selain itu, untuk penghitungan sisa hasil usaha juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar Rp497 juta atau naik 16,27% dari perolehan hasil bersih tahun 2013. Secara keseluruhan baik organisasi maupun keuangan Koperasi Sbw dalam keadaan sehat dan kuat. Koperasi SBW juga baru menempati gedung baru dengan pengeluaran sebesar Rp8,6 milyar, sedangkan partisipasi dana wajib gedung dari anggota telah masuk sebesar Rp6,4 milyar. Walaupun sudah memiliki gedung baru yang cukup besar, namun saat ini kendala yang dihadapi adalah kurangnya lahan parkir.

“Saya berharap Pemprov mau memberikan bantuan baik berupa dana bergulir maupun hibah kepada kami, agar bisa membeli lahan sebagai tempat parkir. Semoga dengan makin berkembangnya Koperasi Sbw nantinya bisa terus menjadi teladan di Jatim bahkan di Indonesia,” harapnya. (hery)

Teks foto:

– Gus Ipul menerima penghargaan dari kopwan SU Setia Budi Wanita menjadi anggota kehormatan.

– Gus Ipul bersalaman dengan para anggota Kopwan SU Setia Budi Wanita.