02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Tunggakan Pembayaran Listrik di Jatim Capai Miliaran Rupiah

* Tertinggi Wilayah Madura, Paling Kecil Wilayah Madiun

Putus ListrikSurabaya, KabarGress.Com – Hingga penghujung tahun 2014 ini, sebanyak 16 kabupaten/kota di Jatim memiliki tunggakan pembayaran listrik. “Dari 16 kabupaten/kota di Jatim wilayah Madura paling tertinggi penunggakan bayar listrik yakni mencapai Rp15 miliar. Sedangkan daerah yang memiliki tunggakan paling kecil adalah Madiun sebesar Rp148 juta,” demikian diungkapkan Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, di Surabaya, baru-baru ini.

“Setiap daerah memiliki ciri-ciri khusus dalam membayar listrik, ada yang sulit ditarik dan ada yang mudah karena kesadaran,” lanjutnya.

Menurut Pinto, PT PLN (Persero) Distribusi Jatim melalui rayon daerahnya hingga saat ini tidak bisa berbuat apa-apa terkait tunggakan listrik dilakukan pelanggan di daerah di Jatim. “Madura misalnya, memiliki tingkat kesulitan dalam penarikan listrik dibanding daerah-daerah lain. Karena kesadaran untuk membayar listrik sangat lemah. Dari empat kabupaten, di rayon Bangkalan tunggakan bisa mencapai Rp5,8 miliar. Meski tunggakan terbilang cukup tinggi, PLN belum bisa mengambil langkah tegas, karena khawatir mendapatkan perlawanan dari masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, jumlah total tunggakan pelanggan listrik yang belum terbayar hingga Nopember 2014 di PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) sekitar Rp57 miliar. Jumlah tunggakan berasal golongan umum (industri, rumah tangga, dan bisnis) sebesar Rp54 miliar, instansi sebesar Rp917 juta, Pemda sebesar Rp2,4 miliar, BUMN dan BUMD sebesar Rp39 juta, dan lain-lain sekitar Rp150 juta.

Dari jumlah tunggakan beberapa golongan itu paling tertinggi yakni, golongan umum khususnya rumahtangga karena sering membayar terlambat. Sementara untuk pemda kendala utamanya adalah belum adanya pemindahan uang dari Bank Jatim. “Besaran nilai tunggakan ini berpeluang meningkat. Nanti akan terlihat jika sudah tutup tahun,” imbuhnya. (ro)