
” Saya berpesan tiga perkara : pertama soal subsidi pupuk , di Riau menjadi subsidi harga ,kedua soal lahan ,mulai di Kampanyekan kegiatan menanam , sebab masa depan kita ada pada pertanian , yang ketiga pengurus PAC di bentuk semua kecamatan “

Situbondo , KabarGress.com – Seorang Ketua DPC HKTI terpilih di wajibkan menyediakan Kantor Sekretariat , menyediakan anggaran operasional , membentuk Struktural PAC dan Ranting ? Persen membentuk Koperasi primair.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua 1 DPD HKTI Jatim ,Ketua Tim Akselerasi Organisasi Syaiful Azhari ,SH,MH, dalam kesempatan melaksanakan Muscab DPC HKTI Kabupaten , Banyuwangi dan Situbondo , Senin dan Selasa ( 22/12/21).
Muscab HKTI kabupaten Banyuwangi , H. Sugirah , SPd, MSi terpilih sebagai Ketua DPC HKTI . Sedang Muscab DPC Hanura Kabupaten Situbondo H. Sugeng Prayitno terpilih ketua DPC HKTI .
Selaku Pimpinan Sidang menegaskan syarat ketentuan bagi Ketua terpilih dimaksud diatas lantaran HKTI ingin bersentuhan dengan para petani.
” HKTI makanya harus tidak berjarak dengan petani ,” katanya . Pesan ini senantiasa disampaikan setiap Muscab oleh Ketua Tim Akselerasi Organisasi Syaiful Azhari.
Sugirah dalam sambutannya berharap bisa mengemban amanah dalam menjabat Ketua HKTI dan bisa meneruskan perjuangan menuju petani makmur.
Terimakasih disampaikan Sugirah kepada HKTI Jatim . “Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh peserta Muscab HKTI yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua HKTI Banyuwangi. Mudah-mudahan kita bisa secara kekeluargaan dan penuh tanggung jawab dan saling mengisi, sehingga petani lebih makmur,” ujar Sugirah.
Menjadi Wakil Bupati Banyuwangi menurutnya adalah amanah, dan menjadi Ketua DPC HKTI Banyuwangi ini juga amanah. ” Tentu semua harus dijalankan dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” ungkap dia
Sugirah menaruh harap pengurus baru yang terbentuk dapat bersinergi bersama dalam rangka membangun pertanian yang berteknologi di Banyuwangi ,” Yang pasti untuk kesejahteraan petani kita akan terus bersinergi ,” tandasnya
Sementara itu Sugeng menyatakan Kabupaten Situbondo memiliki pantai sepanjang 150 km terpanjang pulau Jawa. Potensi terbesar perikanan , di bagian tengah berupa perkebunan ,komiditas jagung dan padi , timur tebu ,barat petani tembakau. ” Karena mayoritas tanam tembakau perlu ada gudang tembakau ,’ kata Sugeng Ketua DPC HKTI Kabupaten Situbondo terpilih.
Pemetaan masalah terkait kebutuhan pertanian , Irigasi tersier masih menjadi problem yang mesti di percahkan. Karena soal irigasi bersentuhan langsung kebutuhan untuk komuditas persawahan , penguatan budidaya ikan kerapu dan lobster.
Khusus terkait komuditas pertanian perikanan budidaya di Situbondo di butuhkan Coldstorage ( Mesin pendingin) ikan . ” Coldstorage tujuannya ikan tidak langsung di jual supaya nilai komersial nya tinggi ,” kata Sugeng.
Menurut Sugeng dalam kerangka optimalisasi hasil perikanan di Situbondo HKTI kedepan berupaya jalin kerja sama dengan UPT KKP ( Kementerian Kelautan Perikanan ) di Sendangbiru untuk pemanfaatan Coldstorage .
” Saya segera matangkan kordinasi kerjasama pemanfaat Coldstorage dengan KKP ,” kata Sugeng sambil menegaskan akan membangun swalayan untuk penguatan UKM . ( *)
More Stories
Smartfren Sukses Antisipasi Peningkatan Traffic Natal dan Tahun Baru 2023 di Jawa Timur
Warung Nasi Mbolang Murah Meriah
Rayakan 365 Hari Pascamerger, IOH dan twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023