06/01/2023

Jadikan yang Terdepan

SEHAT NEGERI KU , WARNAI PUNCAK HARKESNAS DAN HARAS TULUNGAGUNG

Perawat dan Petugas Nakes Polindes harus lebih aktif turun lapangan agar persoalan kesehatan di masyarakat dapat di deteksi secara dini

Tulungagung , KabarGress.com – Giat aksi Memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Aid Sedunia ( Harkesnas & Haras ) yang berlangsung di hall Crown Viktoria Hotel , Rabu (1/12/21) cukup kihmad dan meriah.

Hadir pada puncak acara itu Wakil Bupati Tulungagung H. Gatot Sunu Wibowo SE , Komisi C DPRD , Kepala Dinas dr. Khasil Rohmad, UPT Puskesmas beserta undangan lainnya

” Dalam kesempatan yang baik ini Dinkes melounching program layanan kesehatan ,” kata Khasil Rohmad.

Disamping lounching program , Puncak Harkesnas dan Haras ,Dinkes memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan ( Nakes) berprestasi. Penghargaan tersebut antara lain di berikan kepada UPT sejumlah dokter dan Bidan.

” Penghargaan di berikan kepada driver Ambulan, selain dokter dan Nakes ,” ujarnya.

Khasil Rohmad lebih lanjut mengungkapkan Penghargaan juga di berikan kepada petugas pelayanan kesehatan penanganan covid-19, vaksinasi, pasien covid-19 yang bertanggung jawab.

” Orang orang bekerja di belakang layar,juga di berikan penghargaan ,” Kadinkes menambahkan.

” Penghargaan ini satu wujud prestasi yang diraih walau tidak diharapkan, tetapi, bila kinerja mereka diapresiasi mereka merasa diperhatikan,” jelas Rohmad

Kemudian lanjut Rohmad sebelumnya Dinkes telah punya aplikasi sikesta ( sistim kesehatan tulungagung ) satu sama rumah sakit . ” kendalanya progres masing masing kinerja puskesmas, kita tambah aplikasi eksis informasi manajemen tentang penentu kebijakan Dinkes agar lebih mudah ,” katanya

Tugas perawat berkunjung dari rumah kerumah bagian program nasional , stunthing by name by dres mengedukasi bagi penderita darah tinggi jangan sampai mengalami setruk.

” ,Penderita diabet jangan sampai kakinya membusuk . ini tugas perawat untuk melakukan pemeriksaan. Dengan harapan angka kesakitan, angka kematian ibu hamil, ibu melahirkan dan bayi bisa menurun harus mempetakan fakta resiko ,” tandas Rohmad .

Nah, bidan desa dapat memakai aplikasi by name by dres untuk menyelamatkan angka kesakitan dan angka kematian . Selain gunakan aplikasi tersebut nakes lenih aktif turun ke masyarakat .

” Dan kunjungan dari rumah kerumah harus lebih di intesifkan. Bagi perawat polides cukup satu jam di polides selebihnya melakukan kunjungan dan mempromosikan kesehatan ,” pinta Rohmad (Adn)