
NGAWI – Dua lomba, pidato bahasa Arab dan pidato bahasa Inggris peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 menghasilkan juara. “Untuk para santri atau peserta didik MTs/SMP dan MA/SMA diharapkan bisa menggali, terus mengasah potensi generasi muda yang ahli di bidang bahasa Arab dan Inggris, “ kata Samsul Hadi, Koordinator Lomba Pidato Bahasa Arab didampingi Muhadi, Koordinator Lomba Pidato Bahasa Inggris usai menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba.
Juara tingkat SMA/SMK/MA lomba pidato bahasa Arab I Oktavia Susi Purwaningrum (MAN 2 Ngawi), II Khoirun Umatin (MAN 4 Ngawi), III Muhammad Ulil Abror (SMK Pesantren Temulus). Tingkat SMP/MTs lomba pidato bahasa Arab I Dzakiya Fahma Arrofidah (Mts Negeri 5 Ngawi) . II, Fatimah Khoirun Nisa (Mahad Tahfizul Qur’an Al Amin Ngrambe), III Mayyatul Wafiroh (MTs Negeri 5 Ngawi).
Potensi santri muda juga muncul di lomba Musabaqoh Nadzom Al Imrithy. Putra Juara I Khamdan Mustofa (PP Darrul Mukhlisin), II Hafidz Risqi Yasirli (PP Darul Mukhlisin), III Satria Weta Ahmad M( PP Darrul Mukhlisi . Juara Musabaqoh Nadzom Al Imrithy Putri I Dian Latifatun N (PP Aal Ghufroniyyi), II Elvira Lisna Ramadhani (PP Riyadhus Sholihat), III Nunung Mirawati R (PP Riyaddhus Sholihat).
Lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub Ummu, juara I Ummu As’adah (Darrul Mukhlisin), II Nur Laila M (PP Al Ihsan), III Dias Septian (PP Darrul Mukhlisin), IV Intan Permatasari (PP Nurul Huda), Bagus Zuhdi (Madinatul Huffadz), Afrida Khusnul P (Madin Pesantren Temulus), Ahmad FauZi (PP Al Ihsan),M Syi’faul Akhyar Ali Wafa (Madin Pesantren Temulus), M Alawi Ulinnuha (MA FSM Tempurejo),
“Kami memperkenalkan bahwa bahasa Arab dan Inggris ini adalah bahasa internasional. Dengan bahasa akan membuka semua hal yang ingin kita dalami baik di bidang agama maupun internasional. Lomba ini menjadi sarana keilmuan dan meningkatkan kemajuan bangsa secara umum serta meningkatakan kemapuan kualitas berbahasa Arab dan Inggris para santri agar dapat bersaing di era globalisasi, “ tutur Samsul yang juga pengurus PC NU dan dosen STIT Islamiyah Karya Pembangunan Ngawi.
Menurut Samsul, ada peningkatan semangat suportivitas dan integritas para santri dan pemuda dalam mengembangkan potensi berbahasa Arab dan Inggris. “Meningkatkan aktualisasi santri, peserta didik, baik MTs/SMP dan MA/SMA dalam berpidato, berkomunikasi verbal Bahasa Arab dan Inggris, menjalin silaturrahmi dan kerjasama yang baik antar pelajar sehingga diketahui potensi bagus yang menjadi tolak ukur untuk mengembangkan dua bahasa di Kabupaten Ngawi,” tuturnya.
Sejumlah lomba masih berlangsung. Diharapkan potensi santri-santri bermunculan di lomba-lomba itu. Tema “Membuka Cakrawala dengan Bahasa” mengandung makna harus bisa memberikan pemahaman bahwa dengan membuka cakrawala bisa mendalami keilmuan baik bahasa Arab dan bahasa Inggris. “Untuk para santri atau peserta didik MTs/SMP dan MA/SMA diharapkan bisa menggali, mengasah potensi generasi muda yang ahli di bidang bahasa Arab dan Inggris,” tandasnya. (*)
More Stories
Smartfren Sukses Antisipasi Peningkatan Traffic Natal dan Tahun Baru 2023 di Jawa Timur
Warung Nasi Mbolang Murah Meriah
Rayakan 365 Hari Pascamerger, IOH dan twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023