06/01/2023

Jadikan yang Terdepan

Pertumbuhan Investor Pasar Modal di Jatim Capai 62 Persen


Surabaya – Sangat luar biasa, pertumbuhan investor pasar modal di Provinsi Jawa Timur kenaikannya melebihi nasional. “SID kita di Jatim tumbuh 62 persen, lebih tinggi secara nasional sebesar 60 persen,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jatim, Dewi Sriana Rihantyasni, di sela-sela acara Workshop Wartawan Daerah BEI Jatim secara virtual, Selasa (28/09/21).

Disebutkan, saat ini jumlah investor pasar modal dari indikator SID sampai Agustus 2021 tercatat sebanyak 360.414 SID. “Kenaikan jumlah investor di Jatim yang tumbuh 62 persen, artinya ada tambahan sebanyak 138.597 SID sampai Agustus 2021,” ujarnya.

Dari jumlah 360.414 SID di Jatim, lanjut Dewi, ada 10 Kota dengan SID terbesar, dimana kontribusi terbesar ada di Kota Surabaya sebanyak 98.142, disusul Kota Malang 39.143, Sidoarjo 32.532, Kediri 18.130 SID, Gresik 13.447, Madiun 10.753, Banyuwangi 10.178, Mojokerto 9.991, dan Blitar 9.706 SID.

“Surabaya memiliki jumlah investor yang cukup besar, tapi yang lebih menggembirakan justru Banyuwangi yang merupakan ujung timur di Jatim potensi investor pasar modal juga cukup besar,” terang Mba Anna, sapaan akrab Dewi Sriana Rihantyasni.

Diterangkan, pertumbuhan pasar modal di Jatim meski hampir dua tahun pandemi Covid-19 melanda dunia, jumlah investor tetap tumbuh, terutama investor milenial dengan usia muda rata-rata 25-30 tahun.

Mba Anna kembali mengatakan, selain pertumbuhan investor, BEI Jatim juga mencatat untuk Galeri Investasi BEI saat ini ada 60 galeri, 8 Galeri Investasi Syariah, dan 1 Galeri Investasi Edukasi. 

Sementara, kata Dewi Sriana Rihantyasni, untuk anggota bursa di Jatim ada 60 anggota dengan rincian 46 di Surabaya, 12 di Malang, 1 di Jember, dan 1 di Situbondo. Sementara jumlah aset manajemen di Jatim ada 11 aset manajemen, dan 41 emiten.

“Yang pasti pertumbuhan Jumlah investor tidak lepas dari peran media massa tentang pentingnya berinvestasi pasar modal, sehingga banyak calon investor yang tertarik menjadi investor di pasar modal,” pungkasnya. (ro)