07/04/2021

Jadikan yang Terdepan

Wali Kota Serahkan secara Simbolis Kenaikan Biaya Operasional RT, RW dan LPKM

Surabaya, kabargress.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyerahkan secara simbolis kenaikan biaya operasional kepada RT, RW dan LPMK se-Surabaya di halaman Taman Surya, Rabu (07/04/21) sore. Penyerahan tersebut sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat agar ke depan dapat lebih menyayangi, menjaga serta memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat tingkat RT, RW dan kelurahan.

Acara tersebut dihadiri oleh 93 tokoh masyarakat. Mereka yang mewakili 9.126 Ketua RT, 1.360 Ketua RW dan 154 Ketua LPMK se-Surabaya. Penyerahan biaya operasional itu diserahkan Cak Eri berupa buku rekening.

Seusai acara, Eri memberikan tanggapannya terkait penyerahan tersebut. Menurutnya, pemerintahan yang bagus itu jika masyarakatnya menjadi bagian dari pemerintah, menjadi bagian dari pengembangan dan pembangunan sebuah kota.

Eri melanjutkan, mengurus KTP, akta Kematian dan lain-lain, cukup berhenti di kelurahan. Tapi seharusnya, pemerintahan yang bagus itu berhenti di RT. Jadi cukup warga berhenti di RT, RT nya yang mengurus.

“Kalau sudah begitu, maka RT RW LPMK ini menjadi bagian dari sistemnya pemerintahan kota. Berarti apa? Yaitu diberikan lah apresiasi dari 500 menjadi 100.000,” ungkapnya.

Eri juga menjelaskan, jadi jika ada warganya yang termasuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), datanya ada di RT dan RW yang bisa menggerakkan. Namun, jika data yang dimasukkan tidak benar, maka jabatannya bisa di copot sewaktu-waktu.
“Kalau ini bisa berjalan, Taun ngarep iso tak mundakno maneh,” imbuhnya.

Eri berharap, dengan cara seperti itu Surabaya lebih cepat pelayanannya. Sehingga, dia memberikan kepercayaan kepada warganya. Yang menjaga kotanya, yang memberikan pelayanan, semua dari warganya sendiri.

“Kalau yang sudah melakukan pelayanan itu warga, yang menjaga warganya, terus mencintai itu warganya, selesai sudah masalah Surabaya,” sahut Eri.

Untuk biaya operasional kepada RT, Eri menjelaskan bahwa itu untuk kebutuhan RT. Jika RT itu mau, akan sangat banyak tugas-tugasnya. Dimulai dari urus KTP, surat pindah, akta Kematian dan lain sebagainya. “Berarti kan RT nya dikasihkan biaya operasional untuk melakukan hal-hal itu,” tambahnya.

Eri mengungkapkan kegiatan ini akan dilakukan dimulai sejak bulan April ini hingga Desember mendatang. Setelahnya akan dilakukan evaluasi. Jika ini berjalan dengan baik, RT nya bisa dipercaya, Berarti tahun depan ada Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengaturnya. (ZAK)