06/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Piyu PADI ajak siswa Cita Hati Christian School untuk terus berkarya

Surabaya, KG – Student Assembly atau jam ibadah setiap Selasa pagi yang diadakan untuk siswa-siswi SMA Cita Hati Christian School, hari ini terasa berbeda. Sebab dikemas dalam bentuk talkshow melalui aplikasi daring (online) dengan mengundang pembicara yaitu Satriyo Yudi Wahono atau lebih dikenal dengan Piyu “PADI”, musisi asal Surabaya yang saat ini berada di Jakarta. 

Talkshow yang dipandu oleh siswi kelas 10 bernama Zoe Levana Angga ini diawali dengan menceritakan kegiatan dan kesibukan Piyu di saat pandemi ini. Walaupun di masa sulit seperti ini, Piyu dan PADI Reborn band tetap bisa menghasilkan sebuah karya yaitu “Ingat pesan ibu”, lagu yang berisikan pesan untuk tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Kami sangat berterima kasih karena Piyu bisa mengajak para siswa-siswi Cita Hati Christian School untuk terus berkarya walaupun ada banyak halangan, tantangan dan rintangan, khususnya di saat pandemi ini, “ kata Juwati Ureyang, Kepala Sekolah SMA Cita Hati Christian School. 

Saat diwawancara, Piyu mengatakan: “Saya selalu menyertakan doa kepada Tuhan Yesus agar apa yang saya lakukan bisa berhasil. Misalnya, ketika saya nekat berangkat ke Jakarta demi untuk lagu-lagu dan musik saya bisa lolos masuk label, saya berdoa agar Tuhan yang membuka jalan. Dan tentunya, ketika berhasilpun, kita tetap tidak boleh lupa, bahwa ini semua karena kebaikan Tuhan.” Piyu menambahkan bahwa ia mulai bermain musik saat berusia 13 tahun dan mulai membentuk band di saat SMA. 

Piyu juga menceritakan bagaimana ia harus memulai semuanya dari bawah, ketika berangkat ke Jakarta, dia tidak memiliki siapapun yang dikenal. Bahkan untuk biaya hidup, ia rela bekerja di bengkel dan menjadi asisten yang disuruh-suruh oleh band lain. “Namun ketika kita memiliki mimpi (vision), dan semangat (passion), serta komitmen (commitment) yang kuat, maka kita akan bisa mewujudkannya, walaupun harus berjuang dan bersusah-payah dahulu,” tambah Piyu. 

Pesan yang penting bagi anak-anak muda, agar tidak mudah menyerah untuk menggapai impian. Misalnya dalam bidang musik, walaupun persaingannya banyak, tetapi semakin dipermudah dibandingkan era Piyu jaman dulu. Dulu hanya ada kaset, lalu pindah ke CD, sedangkan sekarang sudah ada banyak platform dan sosial media di internet yang bisa digunakan oleh anak-anak muda untuk menampilkan karyanya. Talkshow ditutup dengan doa dari Juwati Ureyang, Kepala SMA Cita Hati Christian School, dengan harapan siswa-siswi bisa meneladani perjuangan dan kesuksesan Piyu. (Ro)