03/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Perkumpulan Pemilik Penyewa dan Pedagang (P4) Cito Mall Tolak Pengoperasian RS Khusus Covid-19

Surabaya, Kabargress.com – Terjadi aksi penolakan terhadap pengoperasian Rumah Sakit khusus Covid-19 oleh paguyuban pengelola Perkumpulan Pemilik Penyewa dan Pedagang (P4) Cito Mall, Rabu (03/02/21). Aksi itu dilakukan di depan kios kedai kopi 27 lantai 1 Cito.

Demi menanggulangi penyebaran Covid-19, beberapa tempat memang dibangun Rumah Sakit khusus Covid-19, salah satunya yang berada di sebelah Cito Mall. Namun pembangunan dan rencana pengoperasian Rumah Sakit ini tidak diketahui oleh para pedagang di Cito dan juga masyarakat sekitar. Ini alasan aksi penolakan itu dilakukan.

Hotman. H. Hutagaol, selaku penasehat paguyupan pengelola P4 mengatakan baru mengetahui informasi tentang Rumah Sakit khusus Covid-19 ini dari media massa. Karena menurutnya, belum ada informasi apapun terkait pembangunan dan pengoperasian Rumah Sakit tersebut.

“Kalau tidak dari media, kami tidak tahu. Akhirnya kita gerakkan organisasi,” tegasnya.

Hotman, panggilan akrabnya, mengatakan juga bahwa mereka telah menanyakan tentang perihal itu kepada pihak manajemen mall, dan mendapati bahwa merekapun juga tidak tahu.

Menurut informasi yang dia dapat dari Plt Walikota Surabaya, pihak RS Siloam Cito yang meminta untuk dijadikan Rumah Sakit, dengan alasan untuk membantu menanggulangi korban Covid-19 di Kota Surabaya dan sekitarnya.

“Jadi merekalah yang meminta, bukan pemerintah yang mengajak,” ujarnya.

Hotman terheran-heran, jika pihak Rumah Sakit belum mengerti kehidupan pedagang di Cito, namun kok sudah mengumumkannya di media massa.
Dia juga merasa, pihak Rumah Sakit berpikir bahwa dia beserta para pedagang dan warga sekitar itu seakan-akan bungkam terhadap masalah tersebut.

Sementara drg. Sian Tjoe selaku Project Manager RS Siloam Cito saat dikonfirmasi terkait aksi penolakan oleh Paguyuban pengelola P4 mengatakan tidak mengetahui adanya penolakan tersebut. “Saya malah tidak tau, masalahnya kita hanya menunjang program pemerintah. Saya hanya menjalankan saja, karena ini kemanusiaan,” ucapnya.

Tambahnya, dia tidak berani memulai RS khusus Covid-19 ini jika belum ada izin. Dan Siloam ini sudah membuka Rumah Sakit yang kelima untuk penanggulangan Covid-19. (ZAK)