27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

LEWAT SIKETSA PEMKAB TULUNGAGUNG TINGKATKAN LAYANAN PRIMA

Sekda Tulungagung, Kadinkes, Direktur RSd Dr Iskak bersama Keluarga keluarga Tenaga Kesehatan

Tulungagung, KabarGress.com -Bertempat di pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung bersama Dinas Kesehatan Tulungagung dan Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung bersama pihak terkait lainnya menghadiri di luncurkannya sistim informasi kesehatan ( Siketsa ) yang terintegrasi dalam pelayanan kesehatan ke masyarakat, pada Senin ( 30/11 ).

Menurut Sekeretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si dengan sistim ini pelayanan infomasi kesehatan masyarakat di Tulungagung bisa di lihat dan sangat membantu masyarakat. Dengan menginfut data kesehatan, masyarakat sudah bisa mengetahui satu kilikan nama dan alamat dapat di ketahui, sekaligus seluruh informasi akan muncul. Teknologi dalam bidang kesehatan ini sangat bermanfaat semua akan terkoneksi dengan baik, bahkan semua fasilitas Pemerintah maupun swasta cukup bagus dapat mepermudah pelayanan kesehatan masyarakat, baik pasilitas pemerintah dan swasta sudah terkoneksi, tandasnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Kasil Rohmat menyampaikan, pelayanan Siketsa dapat di akses oleh semua pihak dari mulai pelayanan usaha, kesehatan perorangan, usaha kesehatan masyarakat yang terhubung ke rumah sakit maupun yang pihak swasta.

” Dengan sistem ini pelayanan dapat di akses oleh semua pihak . Mudah dan simpel ,” terangnya.

Ide ini muncul dari petugas kesehatan yang selalu muncul dalam membuat pelaporan yang dianggap boros baik tenaga dan biaya, yang dianggap merepotkan dalam pelayanan kesehatan. Satu masukan yang baik ini di bentuklah Siketsa.

Sketsa ini hanya cukup ketik nama dan alamat sudah bisa buat laporan. Program ini memetakan gangguan kesehatan di tiap wilayah dan bisa cepat di ketahui dan mencarikan solusinya. Apa saja resiko kesehatan masyarakat di wilayah tersebut, apa yang perlu di kunjungi, juga dapat mengetahui jumlah ibu hamil beresiko diabetes atau pandemi. Program tersebut hanya bisa di akses petugas.

” Sedangkan masyarakat mengaksesnya sebatas kesehatan ibu dan anak. Jadi, tidak semua bisa di buka hanya sesuai untuk kepentingannya saja, “imbuhnya.

Dalam kesempatan itu di berikan santunan keluarga ada empat tenaga kesehatan gugur dalam bertugas saat pandemi.

Direktur Rumah Sakit dr. Iskak, Supriyanto menegaskan kondisi Corona Virus ( Covid – 19 ) semua pelayanan harus mengarah ke standar pandemi covid – 19 untuk mengantisipasi petugas pelayanan. ” Seperti kamar operasi di peruntukkan bagi pasien terpapar covid – 19 di tempatkan di kamar operasi yang disediakan, “elasnya.( Adn)