27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

November 2020 Jawa Timur Inflasi 0,26 persen

Surabaya, KabarGRESS.com – Pada November 2020 Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. Dari delapan kota IHK di Jawa Timur, semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 0,82 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Banyuwangi dan Surabaya sebesar 0,20 persen.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,24 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,08 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,12 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,40 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen,” ungkap Dadang Hardiwan, S.Si, M.Si selaku Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Selasa (1/12/2020).

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi, lanjutnya, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen, kelompok transportasi sebesar 0,21 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,47 persen.

“Sementara kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, serta kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan,” ujarnya.

Ditambahkan, tingkat inflasi tahun kalender November 2020 sebesar 0,98 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2020 terhadap November 2019) sebesar 1,50 persen. (ro)